Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Perayaan Minggu Palma di Lembor Berjalan Khidmat dan Kondusif

  • Bagikan
IMG 20250413 WA0055
Perayaan Minggu Palma di Lembor Berjalan Khidmat dan Kondusif. (foto : isth).

Untuk memastikan kelancaran dan keamanan perayaan, jajaran Polsek Lembor menerjunkan sejumlah personel di beberapa titik strategis.

Kapolsek Lembor, Ipda Vinsen Bagus, S.I.P., mengatakan bahwa pengamanan ini bertujuan menciptakan suasana yang aman, damai, dan penuh kekhusyukan bagi seluruh jemaat.

“Beberapa personel telah kami tempatkan di berbagai titik guna menjaga kelancaran pelaksanaan Ibadah Minggu Palma dalam menyambut Hari Raya Paskah bagi umat Katolik di wilayah hukum Polsek Lembor,” ujarnya.

Menariknya, dalam proses pengamanan tersebut, sejumlah personel beragama Katolik juga turut serta dalam prosesi ibadah, mulai dari pemberkatan daun palma hingga perayaan misa, sebagai bentuk ketaatan spiritual mereka.

“Selain bertugas mengamankan jalannya ibadah, personel kami juga mengikuti prosesi keagamaan sebagai wujud penghormatan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa,” tambahnya.

Lebih lanjut, Polsek Lembor juga mengamankan 10 tempat ibadah lainnya—baik gereja maupun kapela—yang menggelar perayaan serupa. Dalam pelaksanaan pengamanan, aparat kepolisian juga mendapat dukungan dari prajurit TNI dan instansi pemerintah daerah.

“Sinergi antar-lembaga ini menjadi kunci suksesnya pengamanan seluruh rangkaian ibadah,” tutur Kapolsek yang akrab disapa Pak Vinsen.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat Lembor Raya yang telah menjaga suasana kondusif dan mendukung terciptanya keamanan selama perayaan berlangsung.

“Terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja sama, sehingga perayaan Minggu Palma tahun ini berjalan dengan penuh ketertiban, kekhidmatan, dan kesejukan,” ucapnya.

Sebagai informasi tambahan, dalam tradisi Katolik, perayaan Minggu Palma menjadi gerbang menuju Pekan Suci yang terdiri dari Kamis Putih, Jumat Agung, dan Paskah—hari kebangkitan Yesus Kristus.

Minggu Palma dirayakan sepekan sebelum Paskah dan merujuk pada kisah Injil saat Yesus memasuki Yerusalem dengan menunggang keledai, disambut dengan sorak sorai dan daun palma oleh orang banyak. Di kota inilah, Yesus menjalani penderitaan, wafat, dan akhirnya bangkit—inti dari iman Kristiani. **

Baca Juga :  Kapolda NTT Rotasi Perwira, Leo Marpaung Kini Pimpin Polairud Manggarai Barat
  • Bagikan