Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Pesan Keras Kapolda NTT: Polisi Harus Jadi Pelayan, Bukan Momok Masyarakat

Kontributor : Redaksi Editor: Tim Redaksi
  • Bagikan
IMG 20250923 224718
Kapolda NTT Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si, memberikan arahan penuh makna saat memimpin apel pagi di Mapolda NTT, Senin (22/9/2025). (foto : isth).

Dengan penuh semangat, Kapolda mengajak seluruh jajaran untuk meninggalkan praktik buruk dalam pelayanan publik.

“Stop mengecewakan masyarakat, stop memeras masyarakat, stop menzalimi masyarakat. Saatnya kita berubah, mulai dari diri kita sendiri, dari Polda NTT, hingga untuk bangsa dan negara,” tegasnya.

Ia menekankan bahwa berbuat baik bukanlah kerugian, melainkan investasi moral yang akan kembali kepada diri sendiri.

Dalam kesempatan yang sama, Kapolda menyinggung pentingnya kesehatan mental personel.

Baca Juga :  Gugatan Johanis Van Naput di Ujung Tanduk, Dasar Kepemilikan Dipertanyakan

Ia mengungkapkan rencana peresmian klinik khusus dengan tenaga terlatih teknik USEFT (Ultimate SBMS Emotional Freedom Technique), metode terapi mental untuk meredakan stres, kecemasan, dan trauma.

“Tidak boleh ada lagi anggota yang stres, depresi, atau bahkan kehilangan semangat kerja. Kita harus bahagia, sehat, dan semangat dalam melaksanakan tugas,” pesan Kapolda.

Kapolda juga mengingatkan bahwa rangkaian perayaan HUT Polwan ke-77 masih berlangsung. Agenda tatap muka bersama Ibu Asuh Polwan akan dirangkai dengan pelatihan USEFT, sedangkan puncak hiburan akan digelar di Lapangan Bhayangkara pada Selasa sore (23/9/2025).

Baca Juga :  Ilmu Komunikasi UNWIRA Kupang Jadi Pilihan Tepat, Jefry: Kunci Sukses di Era Modern

Acara tersebut akan dihadiri seluruh Polwan beserta keluarga, dan ditutup dengan atraksi spektakuler terjun payung dari Korps Brimob Polri yang mendarat langsung di Lapangan Bhayangkara.

“Silakan seluruh Polwan dan keluarga datang, mari kita rayakan bersama dengan penuh sukacita,” ungkap Kapolda. **

  • Bagikan