ENDE, NTTNEWS.NET – Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Ende melalui Wakil Sekretaris Jenderal Yohanes Natanael Bolong mengecam keras tindakan intimidasi yang diduga dilakukan oleh AKP Survulus Tegu, Kabag Ops Polres Nagekeo, terhadap Naris Tursa, aktivis PMKRI Cabang Kupang.
Kasus tersebut mencuat setelah beredar di media sosial — termasuk Facebook dan grup WhatsApp — sebuah laporan mengenai tindakan intimidasi dan ancaman terhadap Naris Tursa, usai dirinya membagikan opini Pater Stef Tupen SVD berjudul “Nagekeo Dalam Cengkraman Mafia”.
Menurut PMKRI Ende, tindakan tersebut tidak hanya mencoreng nama institusi kepolisian, tetapi juga melukai prinsip dasar negara hukum dan nilai-nilai demokrasi.
“Tindakan oknum aparat tersebut secara nyata mencederai prinsip-prinsip negara hukum dan hak-hak dasar warga negara,” tegas Yohanes Natanael Bolong, Wakil Sekretaris Jenderal PMKRI Cabang Ende Santo Yohanes Don Bosco Periode 2025–2026, dalam keterangan pers yang diterima NTTNEWS.NET, Minggu (26/10/2025).
Yohanes menilai, intimidasi terhadap aktivis merupakan bentuk pembunuhan karakter dan pelanggaran terhadap konstitusi.
Ia mengutip sejumlah pasal dalam UUD 1945 dan Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang HAM, yang dengan jelas menjamin kebebasan berpendapat dan perlindungan dari rasa takut.
“Pasal 28E ayat (3) UUD 1945 menjamin hak setiap orang untuk berserikat, berkumpul, dan mengeluarkan pendapat. Begitu juga Pasal 18 UU Nomor 39 Tahun 1999 menegaskan bahwa setiap orang berhak menyampaikan pendapat di muka umum tanpa rasa takut. Intimidasi seperti ini jelas bertentangan dengan konstitusi,” ujarnya tegas.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









