Lanjutnya, Seorang anak buah kapal (ABK) di Speedboat Ocean Queen menjadi korban dalam kejadian itu. Korban mengalami luka bakar serius akibat ledakan tersebut.
“Satu orang ABK mengalami luka bakar sekitar 20 persen. Korban berhasil diselamatkan dan dievakuasi ke Rumah Sakit Siloam Labuan Bajo untuk dilakukan tindakan medis,” ujarnya.
Usai kejadian, Polres Manggarai Barat, Lanal Labuan Bajo, KSOP Labuan Bajo, Basarnas, dan unsur tanggap darurat lainnya di Labuan Bajo langsung dikerahkan ke lokasi kejadian.
Unit Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (INAFIS) dan Unit Jibom Detasemen Gegana Brimob Labuan Bajo juga dikerahkan untuk mengindentifikasi adanya bahan peledak.
“Kami melakukan penyisiran dan pencarian di tempat kejadian. Tujuannya, memastikan tidak ada area yang terlewat dalam upaya penyelamatan ini. Tim Jibom Brimob dan Indentifikasi Polri ikut diturunkan, namun tidak ditemukan bahan peledak,” sebut Mantan Kasi Propam itu.
Dugaan sementara, ledakan kapal cepat itu terjadi akibat tersulut api rokok. Sebab, genset dan mesin speedboat saat kejadian dalam kondisi mati.
“Tidak ada kepulan asap dalam ledakan itu. Dugaan awal penyebab adalah akumulasi uap mudah terbakar yang kemungkinan dipicu oleh rokok,” terangnya. **
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









