Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Polres Manggarai Barat dan Isu Kemerdekaan Pers: Kritik atas Pernyataan Kasat Intelkam

  • Bagikan
IMG 20250128 203019
Ilustrasi/Google

Ia meminta Polres Manggarai Barat untuk tidak mengalihkan isu utama dan seharusnya berfokus pada penyelesaian masalah secara transparan dan profesional.

Marianus juga menyerukan agar kinerja Kapolres Manggarai Barat, AKBP Christian Kadang, dievaluasi.

Menurutnya, banyak anggota Polres Manggarai Barat yang bertindak di luar semangat Presisi (Prediktif, Responsibilitas, Transparansi, Berkeadilan) yang dicanangkan oleh Kapolri Listyo Sigit Prabowo.

“AKBP Christian harus berbenah. Sebagai pimpinan, ia wajib mengevaluasi prilaku anggotanya dan membangun karakter pelayanan yang profesional kepada masyarakat Manggarai Barat,” tambahnya.

Baca Juga :  RSUD Komodo Resmi Gelar Onsite Training SIM-RS, Dorong Transformasi Digital Layanan Kesehatan

Ia menegaskan bahwa segala upaya membungkam kemerdekaan pers merupakan bentuk kejahatan terhadap demokrasi.

“Polres Manggarai Barat seharusnya menjadi garda terdepan dalam mendukung kebebasan pers, bukan justru menekan suara-suara yang kritis terhadap praktik ketidakadilan,” pungkasnya.

Isu ini menjadi perhatian serius, mengingat pers memiliki peran penting dalam mengawal demokrasi dan menjadi corong masyarakat sipil dalam menyampaikan aspirasi.

Baca Juga :  Lawan Pilkada ke NasDem, Mantan Cawabup Andi Risky Kini Pegang Pos Strategis

Tindakan intimidasi terhadap media tidak hanya melanggar Undang-Undang Pers, tetapi juga meruntuhkan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

Hingga berita ini diterbitkan, media telah berupaya mengkonfirmasi kepada Kasat Intel Polres Manggarai barat AKP Jessy Silahoy melalui WhatsApp pada Selasa malam, namun belum ada jawaban. **

  • Bagikan