Selama kegiatan patroli berlangsung, lanjut dia, situasi berjalan kondusif tanpa kendala berarti. Para kapten dan ABK disebut menyambut baik kedatangan petugas serta bersikap kooperatif sepanjang kegiatan.
“Kami mengapresiasi sikap terbuka dan kerja sama dari para pelaku wisata laut. Tidak ditemukan pelanggaran maupun fasilitas tambahan yang tidak sesuai prosedur dalam kunjungan tadi,” jelasnya.
Selain memastikan keselamatan pelayaran, petugas Sat Polairud juga mengingatkan pentingnya kelengkapan dokumen kapal sebelum berlayar, termasuk kesiapan kotak P3K dan pemantauan kondisi cuaca terkini.
“Para kapten dan ABK kami minta untuk selalu waspada terhadap potensi tindak pidana, termasuk kejahatan perdagangan orang (TPPO). Jika ada informasi mencurigakan, kami mendorong agar segera melapor untuk penanganan lebih lanjut,” ujarnya.
Menurut Ipda Hery, langkah ini merupakan bagian dari upaya mewujudkan Labuan Bajo sebagai destinasi wisata yang aman, nyaman, dan membanggakan di mata nasional maupun internasional.
“Sinergi antara kepolisian dan pelaku pariwisata sangat penting. Mereka adalah garda terdepan yang bersentuhan langsung dengan para wisatawan. Kami ingin wisata bahari Labuan Bajo terus tumbuh dengan menjunjung tinggi standar keselamatan dan keamanan,” pungkasnya. **
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









