Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Rentetan Sengketa Tanah dan Laporan Polisi, Nama Pater Marsel Ogot Kembali Disorot

Kontributor : Redaksi Editor: Tim Redaksi
  • Bagikan
IMG 20260225 202154
Pater Marsel Ogot, SVD. (foto : isth).

LABUAN BAJO, NTTNEWS.NET – Nama Pater Marsel Ogot, SVD kembali menjadi sorotan publik setelah sejumlah perkara sengketa tanah di Labuan Bajo menyeret namanya ke ruang publik. Imam Katolik tersebut disebut-sebut beberapa kali terlibat dalam polemik hukum yang juga melibatkan umatnya sendiri.

Berdasarkan sejumlah pemberitaan media online, Pater Marsel Agot, SVD pernah melaporkan Rahardjo ke Polres Manggarai Barat atas dugaan penipuan. Namun, sebagaimana diberitakan iNews Flores.id edisi Jumat, 5 Desember 2025, laporan tersebut dihentikan penyidik (SP3) karena dinilai tidak memenuhi unsur pidana.

Dalam pemberitaan yang sama disebutkan bahwa sebelum laporan itu dibuat, Rahardjo lebih dahulu melaporkan Pater Marsel Agot, SVD ke pihak kepolisian. Laporan tersebut dilayangkan melalui kuasa hukum Rahardjo, Irjen Pol (Purn) Drs. I Wayan Sukawinaya, M.Si, dan teregister dengan nomor LP/B/151/VII/2025/SPKT/Polda NTT tertanggal 29 Juli 2025.

Baca Juga :  Korupsi Dermaga Gua Rangko Rp737 Juta: Tiga Tersangka, Kasus Mandek Sejak 2023, Polisi Kejar P21

Kuasa hukum Rahardjo menjelaskan, dugaan penipuan dan penggelapan bermula ketika Pater Marsel Agot disebut mengaku memiliki sebidang tanah seluas 10.400 meter persegi di kawasan Wae Cicu Timur. Saat itu, ia menunjukkan Sertifikat Hak Milik (SHM) atas nama Nelce Tarapanjang dan berjanji akan menghadirkan pemilik sah dalam proses transaksi.

Namun, selama hampir 10 bulan, pemilik yang dijanjikan tidak pernah dihadirkan. Pada 2019, Rahardjo kemudian menemui langsung Nelce Tarapanjang bersama suaminya, I Made Susila, di Bali dengan membawa SHM yang sebelumnya diperlihatkan kepadanya. Dalam pertemuan tersebut, menurut pengakuan Rahardjo, pemilik sah menyatakan tidak pernah menjual tanah tersebut kepada siapa pun, termasuk kepada Pater Marsel Ogot.

Baca Juga :  TUNGGAKAN RP3,09 MILIAR! Vendor Segel Proyek Kantor Pajak Rp37 Miliar di Labuan Bajo, PPK Desak PT Joglo Lunasi Utang

Karena tetap berminat, Rahardjo kemudian membeli tanah tersebut langsung dari pemilik sah melalui prosedur hukum di hadapan notaris. Total dana yang sebelumnya telah dikeluarkan Rahardjo kepada Pater Marsel Agot, SVD disebut mencapai Rp1.020.000.000. Kuasa hukum Rahardjo menilai dana tersebut patut diduga sebagai bentuk penggelapan.

  • Bagikan