“Minggu Palma mengingatkan kita akan dua sisi kehidupan, yakni kemuliaan dan penderitaan. Yesus disambut dengan sorak sorai, tetapi kemudian mengalami sengsara hingga wafat di salib. Oleh karena itu, kita diajak untuk setia dalam iman, baik dalam suka maupun duka,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia juga mengajak umat untuk menjadikan Pekan Suci sebagai momentum pertobatan sejati dengan memperbanyak doa, mengikuti ibadat, serta melakukan tindakan kasih kepada sesama.
Perayaan berlangsung dengan penuh kekhusyukan hingga akhir misa. Umat tampak mengikuti seluruh rangkaian liturgi dengan tertib dan penuh penghayatan. Kehadiran umat yang begitu besar mencerminkan semangat kebersamaan dan iman yang hidup dalam komunitas Paroki Santu Pius X Mukun.
Dengan perayaan Minggu Palma ini, umat Katolik di paroki tersebut diharapkan semakin mempersiapkan diri secara rohani untuk memasuki perayaan Paskah, sebagai puncak iman akan kebangkitan Kristus yang membawa harapan dan keselamatan bagi seluruh umat manusia. **
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









