Ferdiano juga menyoroti pentingnya transparansi melalui siaran langsung rapat pleno.
“Live streaming adalah upaya kami untuk menghubungkan publik dengan proses ini. Kritik dan pujian dari masyarakat akan menjadi evaluasi penting bagi kami,” tambahnya.
Terkait logistik, ia menekankan perlunya pengelolaan yang lebih cermat dan penguatan sumber daya manusia (SDM) penyelenggara pemilu.
“Proses rekrutmen hingga pelaksanaan harus dilakukan dengan hati-hati agar kualitas penyelenggaraan pemilu semakin baik,” jelasnya.
Pendidikan Politik dan Perbaikan Proses Pemilu
Krispianus Bheda, Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Manggarai Barat, menyoroti pentingnya forum seperti ini untuk pendidikan politik.
“Rapat pleno adalah ruang penting untuk debat, kritik, dan masukan. Ini membantu masyarakat memahami proses demokrasi secara langsung,” ungkap Krispianus.
Ia juga mengapresiasi kritik yang masuk sebagai bagian dari evaluasi.
“Catatan dari para ahli menjadi poin penting bagi kami untuk terus memperbaiki diri,” tambahnya.
Sementara itu, Agustinus Emil Rahmat, Ketua Divisi Program Perencanaan Data dan Informasi KPU Manggarai Barat, menekankan pentingnya validasi data pemilih.
“Partisipasi aktif dari semua elemen masyarakat sangat penting untuk memastikan data pemilih yang valid. Kami terus melakukan pembenahan agar kualitas penyelenggaraan pemilu semakin baik,” katanya. **
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









