Ia juga mengajak para kader untuk memahami sejarah politik Indonesia serta peran partai politik dalam menentukan arah pembangunan bangsa.
“Sejak Indonesia merdeka, sudah banyak pemilu dilaksanakan. Dari masa Orde Baru hingga reformasi, semua menunjukkan bahwa masa depan negara sangat ditentukan oleh pilihan politik rakyat,” katanya.
AHP yang telah menjadi anggota DPR RI selama empat periode itu juga membagikan pengalaman pribadinya saat memutuskan bergabung dengan PDI Perjuangan sejak tahun 1996.
“Saya bergabung karena ingin perubahan. Saat itu kebebasan berpikir dan berpendapat sangat terbatas. Ketika Ibu Megawati memimpin gerakan perubahan, saya yakin ini jalan yang benar,” ungkapnya.
Ia menekankan bahwa kekuatan partai terletak pada struktur yang solid dari pusat hingga desa.
“Negara punya presiden sampai kepala desa. Partai juga harus punya struktur yang sama kuatnya, dari DPP sampai ranting. Di situlah aspirasi rakyat bisa ditangkap dan diperjuangkan,” jelasnya.
Lebih jauh, AHP menegaskan bahwa politik bukan sekadar perebutan kekuasaan, tetapi sarana untuk memperjuangkan kepentingan rakyat kecil.
“Politik itu tentang menjawab persoalan masyarakat. Kenapa harga naik? Kenapa bantuan belum sampai? Itu semua harus bisa kita jelaskan sebagai kader partai,” katanya.
Ia juga mengaitkan semangat perjuangan PDI Perjuangan dengan pemikiran Soekarno yang menjadi inspirasi utama partai.
“Bung Karno mengajarkan bahwa perjuangan tidak bisa sendiri. Harus bersama, terorganisir, dan berpihak pada wong cilik. Itulah yang dilanjutkan oleh Ibu Megawati,” ujarnya.
Menutup arahannya, AHP mengajak seluruh kader untuk memiliki keyakinan ideologis yang kuat dalam berpartai.
“Kalau kita bergabung di partai, harus ada keyakinan. Sama seperti kita beribadah karena iman, berpolitik juga harus karena keyakinan untuk memperjuangkan masyarakat,” pungkasnya.
Kegiatan Musancab dan pendidikan politik ini diharapkan mampu memperkuat konsolidasi internal partai serta meningkatkan kapasitas kader dalam menghadapi dinamika politik ke depan, khususnya menjelang kontestasi pemilu mendatang. **
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









