Ia menegaskan bahwa kegiatan bersih-bersih ini adalah bentuk nyata upaya bersama dalam menjaga keberlanjutan ekosistem laut.
“Kami ingin memastikan bahwa lingkungan perairan tetap bersih, sehat, dan tidak tercemar. Ini penting, bukan hanya untuk kehidupan biota laut, tetapi juga untuk keselamatan dan kelancaran aktivitas kapal wisata,” imbuhnya.
AKBP Christian juga menekankan bahwa pembuangan sampah plastik ke laut dapat mengganggu pergerakan baling-baling kapal dan membahayakan wisatawan serta nelayan yang menggantungkan hidup dari laut.
“Kepolisian bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga bagian dari masyarakat yang peduli terhadap lingkungan. Kami memiliki tanggung jawab untuk menjaga kebersihan Labuan Bajo sebagai tuan rumah pariwisata kelas dunia,” ujarnya.
Menurutnya, menjaga kebersihan laut bukan hanya soal lingkungan, tapi juga berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat lokal.
“Jika laut bersih, hasil tangkapan nelayan meningkat, kunjungan wisatawan bertambah, dan roda ekonomi masyarakat pun bergerak,” ucap Kapolres.
Melalui kegiatan ini, AKBP Christian mengajak seluruh masyarakat untuk mengambil bagian dalam menjaga lingkungan, dimulai dari langkah-langkah kecil dalam kehidupan sehari-hari.
“Mari kita mulai dari diri sendiri—misalnya dengan memilah sampah organik dan non-organik. Jika kita tidak peduli, sampah akan menimbulkan masalah lingkungan, kesehatan, bahkan sosial,” pungkasnya. **
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









