Setelah komunikasi itu terputus, Adrianus, Ayah Elda, menerima pesan terakhir dari putrinya yang hanya bertuliskan “Bapa”.
Ketika mencoba menghubungi kembali, nomor Elda sudah tidak aktif. Tak lama kemudian, sekitar pukul 10.00 WIB, kabar mengejutkan menyusul—Elda dilaporkan telah meninggal dunia di rumah suaminya.
Mendengar kabar duka tersebut, keluarga Elda segera berkoordinasi dengan pemerintah desa dan masyarakat untuk mengambil jenasah Elda dan mempersiapkan pemakaman di Watu Langkas, Desa Nggorang, Kecamatan Komodo.
Tim keluarga bergegas menuju Nggilat dengan beberapa kendaraan. Setibanya di lokasi kejadian, mereka terkejut melihat rumah yang telah dijaga oleh pihak kepolisian.
Di dalam rumah, kondisi jenasah Elda ditemukan dalam keadaan mengenaskan, tergelatak di lantai.
Peristiwa ini bukan hanya mengguncang keluarga Elda, tetapi juga menjadi perhatian luas masyarakat setempat.
Penyebab kematian Elda masih dalam penyelidikan, dan diharapkan kasus ini dapat segera terungkap untuk memberikan keadilan bagi almarhumah dan keluarganya. **
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









