LABUAN BAJO, NTTNEWS.NET – Suasana Desa Mbuit, Kecamatan Boleng, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur, berubah menjadi meriah dan penuh semangat olahraga sejak Jumat (23/5/2025).
Bertempat di lapangan sepak bola Lando, Turnamen Pentekosta resmi dibuka, menghadirkan antusiasme tinggi dari warga setempat dan peserta turnamen.
Sebanyak 32 tim dari berbagai desa di Manggarai Barat turut ambil bagian dalam kompetisi ini.
Pembukaan turnamen dilakukan secara resmi oleh Ketua Asosiasi Kabupaten (ASKAB) PSSI Manggarai Barat, Marianus Yono Jehanu, yang hadir langsung ke lokasi untuk memberi semangat kepada seluruh tim dan panitia.
“Saya sangat mengapresiasi inisiatif dari panitia dan masyarakat dalam menyelenggarakan turnamen ini. Ini adalah momen yang sangat baik untuk menggali potensi atlet sepak bola muda di Manggarai Barat. Siapa tahu, dari sini akan lahir pemain-pemain berbakat yang bisa melangkah ke level nasional,” ujar Marianus dalam sambutannya saat membuka turnamen.
Pertandingan perdana pun berlangsung seru, dengan para penonton bersorak riuh memberikan dukungan.
Wasit yang memimpin pertandingan berasal dari ASKAB Manggarai Barat dan telah mengantongi lisensi resmi dari PSSI, sehingga jalannya pertandingan dijamin berjalan profesional dan sportif.
Ketua Panitia Turnamen, Samuel Samsudin, menjelaskan bahwa kegiatan ini memiliki dua tujuan utama.
“Turnamen ini kami selenggarakan sebagai bentuk sukacita dalam menyambut hari raya Pentekosta dan juga sebagai ajang pencarian bibit-bibit muda berbakat di bidang sepak bola,” ungkap Samuel saat diwawancarai oleh wartawan NTTNews.net, pada Sabtu (24/5).
Ia juga menambahkan bahwa antusiasme peserta dan masyarakat sangat tinggi sejak awal diumumkan.
“Kami tidak menyangka sebanyak ini tim yang mendaftar. Ini membuktikan bahwa olahraga, terutama sepak bola, sangat diminati oleh generasi muda di daerah ini,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Desa Mbuit, Apolonarius Minde, turut hadir dan menyatakan kebanggaannya atas terselenggaranya turnamen ini di wilayahnya.
“Kami sangat bangga bisa menjadi tuan rumah. Ini bukan hanya soal olahraga, tapi juga ajang silaturahmi antarwarga. Kami harap turnamen seperti ini bisa terus dilanjutkan setiap tahunnya,” ujar Apolonarius.
Untuk memastikan keamanan dan kelancaran acara, turnamen ini dijaga ketat oleh aparat gabungan dari TNI-POLRI, Satpol PP, serta dibantu oleh Pemerintah Desa Mbuit dan masyarakat setempat. Pengamanan dilakukan secara humanis namun sigap, memastikan setiap pertandingan berjalan tertib dan aman.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi ajang tahunan yang mampu membangkitkan semangat kebersamaan, sportifitas, dan pengembangan bakat olahraga, sekaligus mempererat hubungan sosial masyarakat di wilayah Manggarai Barat.
Turnamen masih akan berlangsung hingga beberapa pekan ke depan, dan masyarakat pun berharap dapat melihat pertandingan-pertandingan yang berkualitas serta penuh semangat juang dari seluruh tim peserta. **
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









