Sebagian netizen mengecam tindakan kekerasan yang dilakukan siswi tersebut. Ada yang menyebutnya tindakan arogan dan tidak pantas dilakukan, apalagi di usia muda.
Namun, tidak sedikit pula yang menganggap kejadian ini sebagai hiburan, bahkan menyelipkan humor dalam reaksinya.
Seorang pengguna Facebook bernama @Fhidii Urr Nany, misalnya, menulis dengan nada jenaka, “Kalau bisa dua, kenapa harus satu?”
Ada pula netizen yang mempertanyakan latar belakang pelaku. “Apakah benar siswi itu sudah menikah? Jika iya, mengapa masih bersekolah?” tulis salah satu akun anonim.
Beberapa kreatifitas warganet juga muncul, seperti mengedit video tersebut dengan gaya ala sinetron Indosiar versi Manggarai, lengkap dengan judul parodi: “Mbarang Rona Data Toko Kaut.”
Hingga berita ini diturunkan, pihak media belum berhasil mengidentifikasi kedua siswi yang terlibat dalam insiden ini, termasuk nama sekolah mereka dan identitas pria yang menjadi sumber konflik.
Kejadian ini kembali menjadi peringatan akan dampak buruk konflik remaja yang berujung kekerasan. Apalagi di era digital seperti sekarang, aksi seperti ini dengan cepat tersebar luas dan memicu berbagai reaksi di masyarakat.
Semoga pihak terkait dapat memberikan klarifikasi agar permasalahan ini tidak semakin melebar. **
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









