Edistasius Endi, S.E., Bupati Manggarai Barat yang diwakili oleh Sekda Manggarai Barat, Hans Sodo, juga menyampaikan dukungannya terhadap acara ini.
“Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat sangat mendukung event ini karena sejalan dengan visi kami dalam mempromosikan Labuan Bajo sebagai destinasi wisata unggulan, tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga internasional,” ucap Hans Sodo.
Ia menambahkan, “Kami percaya acara ini akan menjadi ajang kolaborasi yang kuat antara pemerintah, masyarakat, dan penyelenggara. Salah satu fokus kami adalah menjadikan isu lingkungan sebagai indikator strategis dalam pembangunan daerah.”
Dalam sesi tanya jawab, panitia mengungkapkan bahwa sebanyak 600 tiket telah terjual, dengan harga per tiket sebesar Rp800.000. Tiket terbatas ini menunjukkan antusiasme tinggi masyarakat terhadap event yang digelar pertama kali di Golo Mori.
“Jazz Gunung Indonesia telah banyak mengadakan event serupa di berbagai lokasi, namun Golo Mori punya sesuatu yang istimewa: alam yang luar biasa dan dukungan masyarakat lokal yang luar biasa hangat,” ujar Bagas Indyatmono menutup sesi wawancara.
Undangan konferensi pers ini terbatas untuk satu orang per media, dengan nomor urut yang harus ditunjukkan di pintu masuk. Salah satunya adalah undangan bernomor W-PC-02.
Dengan semangat kolaborasi dan kepedulian terhadap lingkungan, International Golo Mori Jazz 2025 diharapkan tidak hanya menjadi event tahunan, tetapi juga ikon budaya dan pariwisata baru dari Timur Indonesia. **
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









