Pernyataan senada juga datang dari Irjen Pol Pipit Rismanto, Kapolda Kalimantan Barat.
Ia mengungkapkan bahwa laporan-laporan Agus sering kali membuat timnya di bawah pimpinannya merasa kesulitan.
“Jangan selalu melapor ke Kapolri, kami yang di bawah ini jadi pusing, Gus! Saya sudah sering menegur kamu mengenai ini,” tegas Irjen Pipit.
Hubungan antara Irjen Pipit dan Agus Flores bukanlah hal baru. Keduanya sudah saling mengenal sejak Agus aktif di HMI di Sulawesi Tengah, di mana mereka pernah bersinggungan dalam berbagai peristiwa, termasuk insiden pembakaran gedung PDI di Palu.
Melihat perjalanan Agus Flores dari seorang pemberontak menjadi sosok yang dekat dengan aparat penegak hukum menunjukkan transformasi yang menarik.
Dengan keberanian dan ketekunannya dalam mengangkat isu-isu krusial, Agus Flores kini menjadi salah satu figur yang berpengaruh dalam dunia kepolisian, meski terkadang laporan-laporannya juga membuat petugas merasa tertekan.
Kisah ini menggambarkan dinamika hubungan antara masyarakat, tokoh publik, dan aparat penegak hukum, serta menunjukkan bahwa kolaborasi dan komunikasi yang baik sangat penting untuk menciptakan keamanan dan ketertiban di masyarakat. **
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









