Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Jelang Pilkada, Kasus Bawang Merah Memanas! Penyidik KPK Sebut Mantan Bupati Malaka Diduga Terlibat

  • Bagikan
IMG 20240521 WA0141
(foto : isth).

JAKARTA, NTTNEWS.NET – Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati serta Wali kota dan Wakil Wali kota di Nusa Tenggara Timur (NTT), Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengusut kasus korupsi pengadaan benih bawang merah di Kabupaten Malaka.

Dalam hasil penyelidikan dan penyidikan tahap pertama, KPK menyebut adanya kemungkinan keterlibatan Bupati Malaka Periode 2016-2021 dalam kasus tersebut.

Pengurus Aliansi Rakyat Anti Korupsi Indonesia (ARAKSI) NTT, Dony E Tanoen, SE kepada wartawan, Selasa (21/5/24) mengatakan pihaknya tetap mengadvokasi kasus korupsi bawang merah dan bekerja sama dengan KPK untuk menuntaskannya sudah sejak awal. Proses hukum kasus terus berjalan untuk mengungkap aktor intelektualnya.

Baca Juga :  Mahkamah Konstitusi Perkuat Perlindungan Wartawan, Proses Hukum Harus Lewat Dewan Pers

Pihaknya terus mendorong agar kasus yang telah menyeret sejumlah aparat sipil negara (ASN) di Kabupaten Malaka ke penjara dapat diusut sampai tuntas.

ARAKSI meminta KPK agar menangkap aktor intelektual kasus yang merugikan keuangan negara kurang lebih sebesar Rp 4, 9 miliar.

  • Bagikan