Menurut Cak Imin, Pilkada November 2024 ini merupakan agenda bersama nasional. Tugas partai politik adalah menyukseskan agenda tersebut yang merupakan satu rangkaian proses konsoliasi demokrasi.
“Kita ingin proses politik yang kompetitif tidak berkepanjangan. Makanya, setelah kami dinyatakan kalah oleh MK di Pilpres yang lalu, saya tidak ingin berlama-lama, langsung melakukan konsolidasi pilkada”, ujar Cawapres pasangan Anies Baswedan pada pilpres Februari 2024.
Tak Harus Kader
Terkait kriteri calon Kepala Daerah yang diusung PKB, Wakil Keta DPR RI ini mengatakan bahwa partainya bakal lebih mengedepankan kepentingan rakyat di daerah agar desentralisasi dapat tercipta lagi di Indonesia. Sebab, belakangan ini Indonesia dinilainya cenderung sentralistik.
“PKB menginginkan para calon kepala daerah betul-betul siap jadi pimpinan otonomi daerah, kita kembali pada spirit reformasi 1998 sehingga kita bisa mempercepat kemajuan dan kemakmuran rakyat, itu visi kami,” ujar dia.
Cak Imin pun menyebut calon kepala daerah yang akan diusung oleh PKB tak harus kader. Para calon kepala daerah pada intinya harus memenuhi tiga kriteria yakni mempunyai elektabilitas, kapasitas, dan visi yang mumpuni.
“Tidak harus kader. Siapa pun boleh calon sejauh memenuhi kriteria. Intinya kita ingin menang dan sukses,” tegasnya. **
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









