MALAKA, NTTNEWS.NET – Bakal calon wakil Bupati Malaka, Felix Bere Nahak, S.Pt alias FBN mengemukakan alasan dirinya mendampingi Bupati Malaka, Dr. Simon Nahak, S.H, M.H alias SN, calon bupati petahana di tarung politik Pilkada Malaka 2024. Tanpa belis (red, biaya kesepakatan) pasangan politik, FBN mengemukakan alasan tersebut untuk meletakan fondasi politik yang hakiki dan bermartabat.
FBN selalu mengemukakan alasan mendampingi Bupati SN dalam setiap perjumpaan dengan masa pendukung SN-FBN, atau dalam diskusi-diskusi bersama unsur-unsur tim pemenangan Pilkada 2024. FBN jujur mengakui sudah saling “naksir” selama ini. Meski demikian, tidak diungkapkan karena SN, Bupati Malaka aktif yang sementara menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan.
“Tetapi, sesungguhnya Bapak Simon itu orang baik. Anak petani, lahir dari keluarga sederhana, orang kecil. Saya juga demikian. Orang tua saya juga petani. Justeru karena ini, kami lebih tahu tentang masyarakat dan hidupnya,” kata FBN dalam orasinya saat Deklarasi Funan Malaka (red, kelompok politik perempuan pendukung SN-FBN,” belum lama ini.
Maju bersama sebagai pasangan di Pilkada Malaka 2024 bukan terpaksa, apalagi ada belis politik. Saling diskusi, berbicara dari hati ke hati itu ada dan terjadi selama ini. Inilah yang disampaikan kepada keluarga, para pendukung dan semua simpatisan.
“Karena, kita ingin meletakan fondasi politik yang benar, hakiki dan bermartabat. Politik sesungguhnya menerima amanah untuk melayani, bukan transaksional,” lanjut FBN.
Jejak Politik Felix Bere Nahak
Perjalanan hidup Felix Bere Nahak bukan awal dan akhir. Melainkan dimaknai sebagai lingkaran tanpa ujung, yang mana hanya memiliki satu titik, yaitu titik nol.
Titik nol tersebut akan menjadi pertanda bahwa perjalan hidup Felix Bere Nahak terus berputar, dan memulai dari titik nol hingga akhirnya, pulang ke tanah kelahirannya.
Tahun 2018, Felix Bere Nahak secara resmi mengundurkan diri dari jabatan Ketua KPU Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), dengan pertimbangan kembali untuk mengabdi di Kabupaten Malaka, tanah kelahirannya.
Pertimbangan utama Felix Bere mengundurkan diri dari Ketua KPU TTU adalah ingin pulang untuk Kabupaten Malaka, tanah kelahirannya. Adalah cara dia untuk kembali ke Malaka adalah melalui jalur partai politik.
“Niat saya itu untuk kembali dan mengabdi di Malaka. Tentu cara saya kembali lewat jalur politik, yaitu lewat kendaraan Partai Nasdem. Itu saja niat saya,” kata Felix Bere Nahak, Minggu (15/7/2018) silam.
Terbukti, Felix Bere Nahak terpilih menjadi anggota DPRD di Kabupaten Malaka tanah kelahirannya itu, pada pemilu 2019.
Sebagai pendatang baru, Felix Bere Nahak berhasil mengumpulkan 994 suara, dari Dapil Malaka 1, yang meliputi Kecamatan Malaka Tengah, Kecamatan Kobalima dan Kobalima Timur.
Selanjutnya, Felix Bere Nahak dipercayakan menjadi Ketua Partai NasDem di Kabupaten Malaka, Provinsi NTT.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









