Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Bupati Mabar Lantik Direktur Baru Perumda Wae Mbeliling, Tegaskan Tiga Mandat Utama

Kontributor : Redaksi Editor: Tim Redaksi
  • Bagikan
IMG 20250916 101947
Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi, secara resmi melantik Ponsianus Mato sebagai Direktur Utama Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Wae Mbeliling untuk masa jabatan 2025–2030. (foto : isth).

LABUAN BAJO, NTTNEWS.NET – Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi, secara resmi melantik Ponsianus Mato sebagai Direktur Utama Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Wae Mbeliling untuk masa jabatan 2025–2030.

Pelantikan ini dilaksanakan di Aula Kantor Bupati Manggarai Barat, Senin (15/9/2025), sebagaimana tertuang dalam Surat Keputusan Bupati Nomor 236/KEP/HK/2025.

Pelantikan ini sekaligus menandai berakhirnya masa jabatan Aurelius Hubertus Endo yang telah memimpin Perumda Wae Mbeliling selama dua periode.

Dalam kesempatan itu, Bupati Edi menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi dan kerja keras Aurelius selama memimpin.

Baca Juga :  Pancasila Harus Menjadi Perekat Persatuan dan Fondasi Perdamaian dari Labuan Bajo untuk Dunia

“Bapak telah menunjukkan dedikasi yang luar biasa. Dari hari ke hari ada perbaikan kualitas pelayanan. Terima kasih atas semua kerja cerdas dan kerja ikhlas yang sudah membawa perubahan positif bagi pelayanan air minum, khususnya di Kota Labuan Bajo,” ujar Bupati Edi.

Dalam arahannya, Bupati menegaskan bahwa Perumda Wae Mbeliling memiliki dua fungsi utama yang harus dijalankan secara seimbang, yakni fungsi sosial (social oriented) dan fungsi profit (profit oriented).

Karena itu, ia menekankan pentingnya kepemimpinan yang kuat agar perusahaan daerah ini tidak hanya sehat secara keuangan, tetapi juga mampu memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.

Baca Juga :  Kadis Pariwisata dan Kades Cunca Wulang Dua Kali Diperiksa Polisi, Wabup Mabar Minta Semua Pihak Kooperatif

“Deviden terbesar bagi daerah adalah pelayanan. Kapan pipa-pipa tidak bocor, itu sudah devidennya. Kapan airnya selalu keluar, itu sudah devidennya. Kapan orang tidak mengeluh, itu sudah devidennya,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bupati Edi memberikan tiga mandat utama kepada Direktur Utama yang baru:

1. Konsolidasi Organisasi

Direktur baru diminta segera melakukan penataan dan penguatan internal organisasi agar seluruh elemen dapat bekerja secara sinergis.

  • Bagikan