Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Bupati Nagekeo Paparkan Manajemen Talenta di BKN Pusat, Tegaskan Komitmen Bangun Birokrasi Berbasis Merit

Kontributor : Stefan Editor: Tim Redaksi
  • Bagikan
IMG 20260716 WA0110
Pemerintah Kabupaten Nagekeo melaksanakan kegiatan Ekspos Manajemen Talenta Kabupaten Nagekeo tahun 2026. (foto : Dok. Isth).

JAKARTA, NTTNEWS.NET – Pemerintah Kabupaten Nagekeo terus menunjukkan komitmennya dalam mempercepat reformasi birokrasi melalui penerapan sistem manajemen talenta bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Komitmen tersebut ditunjukkan melalui pelaksanaan Ekspos Manajemen Talenta Kabupaten Nagekeo Tahun 2026 yang berlangsung di Ruang Data Gedung I Lantai 2 Badan Kepegawaian Negara (BKN), Jalan Mayjen Sutoyo Nomor 12, Cililitan, Jakarta Timur, Rabu (15/7/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Nagekeo Simplisius Donatus yang hadir bersama Tim Percepatan Manajemen Talenta Kabupaten Nagekeo.

Turut mendampingi Penjabat Sekretaris Daerah (Pj. Sekda) Nagekeo Drs. Immanuel Ndun, M.Si, Asisten Administrasi Umum Silvester Teda Sada, S.Fil, Pelaksana Tugas Inspektur, Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP), serta Kepala Bagian Organisasi Setda Kabupaten Nagekeo.

Baca Juga :  Polda NTT Bongkar Dugaan Peredaran 185 Ribu Batang Rokok Ilegal, Jalur Distribusi Diduga Berasal dari Manggarai Barat

Dalam pemaparannya di hadapan jajaran Badan Kepegawaian Negara, Bupati Simplisius menegaskan bahwa kehadiran dirinya bersama para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) merupakan bentuk keseriusan Pemerintah Kabupaten Nagekeo dalam mengimplementasikan sistem manajemen talenta sebagai bagian dari reformasi birokrasi.

“Kehadiran kami di tempat ini merupakan wujud keseriusan dalam upaya penerapan manajemen talenta di Kabupaten Nagekeo. Langkah ini sangat sejalan dengan misi Kabupaten Nagekeo untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih,” tegas Simplisius.

Baca Juga :  Ketua Komisi III DPR RI Dukung Polri Usut Tuntas Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU

Menurutnya, penerapan manajemen talenta bukan hanya sebatas memenuhi ketentuan regulasi, melainkan menjadi strategi penting dalam membangun birokrasi yang profesional, efektif, dan mampu menjawab tantangan pembangunan.

“Melalui sistem ini, kita tidak hanya berbicara tentang pengisian jabatan, tetapi bagaimana menyiapkan sumber daya manusia aparatur yang unggul, profesional, berintegritas, serta memiliki kompetensi yang tepat sesuai kebutuhan organisasi,” ujar Bupati Simplisius.

  • Bagikan