LABUAN BAJO, NTTNEWS.NET – Euforia pesta olahraga Tour de EnTeTe di Manggarai Barat mendadak berubah menjadi duka mendalam. Alih-alih menjadi kebanggaan daerah, ajang bergengsi ini justru menyisakan tragedi memilukan.
Seorang pelajar asal Kelurahan Wae Kelambu, Kecamatan Komodo, meregang nyawa setelah sepeda motor yang dikendarainya menghantam sebuah pick up yang diduga diparkir menutup ruas jalan tepat di depan Kantor Bupati Manggarai Barat, persis di garis finis Tour de EnTeTe.
Peristiwa maut itu terjadi pada Minggu (21/9/2025) dini hari, sekitar pukul 02.50 WITA. Korban, pelajar kelas 12, mengendarai sepeda motor KLX hitam dengan kecepatan sedang. Tanpa sempat menghindar, motornya menghantam keras mobil pick up yang melintang menutup jalan. Benturan tersebut membuat korban meninggal dunia di tempat kejadian.
Ironisnya, insiden serupa kembali terjadi di lokasi yang sama hanya berselang waktu singkat. Seorang pengendara CBR putih juga menabrak kendaraan tersebut dan mengalami luka berat. Saat ini, ia tengah mendapat perawatan intensif di RS Siloam Labuan Bajo.
Dua kecelakaan berturut-turut di titik yang sama kian mempertegas betapa berbahayanya penutupan jalan tanpa pengaturan memadai.
Kapolres Manggarai Barat, melalui Kasat Lantas Polres Mabar, AKP I Made Supartha Purnama, S.Sos, membenarkan peristiwa tragis itu.
“Kami sedang mendalami peristiwa ini. Untuk sementara, lima orang sudah dimintai keterangan, termasuk pengendara pick up. Semuanya akan kami periksa dan kami dalami,” ungkap AKP I Made Supartha Purnama, Senin (22/9/2025).
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









