Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Tugas Terakhir di Kementerian PKP, Brigjen Julisa Kawal Transparansi Program BSPS Demi Hunian Layak Rakyat

Kontributor : Redaksi Editor: Tim Redaksi
  • Bagikan
6b7cffc0 42f9 11f1 b4c8 21ef4bb2c381
Brigjen Pol. Julisa Kusumo Wardono menggelar pelaksanaan tugas terakhirnya di Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) dengan mendampingi tim penilai Zona Integritas di Balai Perumahan Jawa 3 (BP3KP) Yogyakarta, Selasa (28/4/2026), sebelum kembali melanjutkan pengabdian di institusi Polri. (foto : Dok. Isth).

JAKARTA | NTTNEWS.NET – Brigjen Pol. Julisa Kusumo Wardono menggelar pelaksanaan tugas terakhirnya di Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) dengan mendampingi tim penilai Zona Integritas di Balai Perumahan Jawa 3 (BP3KP) Yogyakarta, Selasa (28/4/2026), sebelum kembali melanjutkan pengabdian di institusi Polri.

Kegiatan tersebut menjadi momen penutup pengabdian Julisa di Kementerian PKP, yang selama ini aktif mengawal berbagai program strategis pemerintah di sektor perumahan, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Di sela-sela agenda penilaian, Julisa juga melakukan monitoring serta sosialisasi implementasi aspek Keterbukaan Publik, Transparansi, dan Akuntabilitas (KPTA) dalam program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).

Baca Juga :  Capaian SPPG Ber-SLHS Meningkat Tajam, Waka BGN: Seluruh SPPG Harus Bersertifikat

Program ini difokuskan untuk meningkatkan kualitas rumah tidak layak huni (RTLH) agar menjadi rumah layak huni (RLH).

“Program BSPS ini merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam membantu masyarakat yang memiliki keterbatasan ekonomi agar dapat menempati rumah yang layak, sehat, dan aman,” ujar Brigjen Pol. Julisa Kusumo Wardono di sela kegiatan.

Ia menegaskan, sebagai program yang bersifat social engineering, BSPS tidak hanya memberikan bantuan fisik, tetapi juga mendorong partisipasi aktif masyarakat melalui pendampingan tenaga fasilitator.

Baca Juga :  Capaian SPPG Ber-SLHS Meningkat Tajam, Waka BGN: Seluruh SPPG Harus Bersertifikat

“Selain membantu pembangunan rumah, program ini juga mengedukasi masyarakat tentang pentingnya hunian sehat dan aman, sekaligus memberikan pemahaman terkait regulasi perumahan dan pengelolaan anggaran negara,” tambahnya.

Menurutnya, peningkatan kualitas rumah menjadi salah satu program strategis pemerintah untuk memastikan masyarakat dengan penghasilan antara Rp1 juta hingga Rp4 juta per bulan dapat memiliki hunian yang layak.

6b7d4de0 42f9 11f1 b4c8 21ef4bb2c381
Brigjen Pol. Julisa Kusumo Wardono menggelar pelaksanaan tugas terakhirnya di Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) dengan mendampingi tim penilai Zona Integritas di Balai Perumahan Jawa 3 (BP3KP) Yogyakarta, Selasa (28/4/2026), sebelum kembali melanjutkan pengabdian di institusi Polri. (foto : Dok. Isth).

Lebih lanjut, Julisa menekankan pentingnya implementasi aspek KPTA dalam setiap tahapan program agar berjalan optimal.

  • Bagikan