Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Ketum Lantik Korwil APUDSI Se-Indonesia, Korwil NTT Siap Gerakkan Ekonomi Desa ke Pasar Global

Kontributor : Redaksi Editor: Tim Redaksi
  • Bagikan
IMG 20260214 181220
Ketua Umum APUDSI (Asosiasi Pelaku Usaha Desa Seluruh Indonesia), Maulidan Isbar, secara resmi melantik dan menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepada seluruh Koordinator Wilayah (Korwil) APUDSI se-Indonesia, termasuk Korwil MKN APUDSI Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Fecky Meller. (foto : isth).

JAKARTA, NTTNEWS.NET – Ketua Umum APUDSI (Asosiasi Pelaku Usaha Desa Seluruh Indonesia), Maulidan Isbar, secara resmi melantik dan menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepada seluruh Koordinator Wilayah (Korwil) APUDSI se-Indonesia, termasuk Korwil MKN APUDSI Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Fecky Meller.

Kegiatan pelantikan dan penyerahan SK tersebut berlangsung khidmat di Ballroom Hotel Borobudur Jakarta, Jakarta Pusat, Sabtu (14/2/2026), bertepatan dengan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 APUDSI.

Acara ini dihadiri jajaran pengurus pusat serta sejumlah tokoh nasional, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar, Kepala Kantor Staf Presiden Muhammad Qodari, Menteri UMKM yang diwakili Deputi Bidang Usaha Mikro M. Riza Damanik, Ph.D., IPU, Ketua Umum ASPINA (Asosiasi Pengusaha Indonesia di Belanda) Latif Gau, serta perwakilan daerah dari berbagai provinsi.

Dari NTT, turut hadir perwakilan MKD APUDSI Kabupaten Nagekeo, Charles Jupa, dan MKD APUDSI Kabupaten Rote Ndao, Lukas Denitrius Saudale, sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan jaringan pelaku usaha desa di tingkat daerah.

Momentum ini menjadi bagian penting dari konsolidasi nasional APUDSI dalam memperkuat peran desa sebagai pilar utama ekonomi Indonesia, sekaligus memperluas struktur organisasi hingga tingkat provinsi dan kabupaten/kota.

Dalam sambutannya, Maulidan Isbar menegaskan bahwa pelantikan tersebut bukan sekadar agenda administratif, melainkan langkah strategis untuk memastikan program organisasi berjalan efektif dan terintegrasi di seluruh Indonesia.

“Pelantikan hari ini bukan sekadar seremoni administratif. Ini adalah komitmen moral dan tanggung jawab kolektif untuk membangun desa yang tangguh, produktif, dan berdaya saing global,” tegasnya.

IMG 20260214 WA0322
Ketua Umum APUDSI (Asosiasi Pelaku Usaha Desa Seluruh Indonesia), Maulidan Isbar, secara resmi melantik dan menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepada seluruh Koordinator Wilayah (Korwil) APUDSI se-Indonesia. (foto : isth).

Menurutnya, APUDSI hadir untuk memperkuat basis ekonomi desa melalui pengembangan komoditas unggulan, penguatan UMKM, serta penciptaan sistem distribusi dan pembiayaan yang berkelanjutan. Ia menekankan bahwa desa tidak boleh lagi menjadi pelengkap dalam arus ekonomi nasional.

“Desa harus naik kelas—mampu memproduksi, mengolah, hingga mengekspor produknya sendiri. APUDSI akan menjadi jembatan antara potensi desa dan pasar dunia,” ujarnya.

Konsep Desa Tangguh (Resilient Village) menjadi arah perjuangan organisasi. Fokus utama mencakup penguatan produksi pangan seperti padi dan jagung, pengembangan komoditas primer, serta implementasi sistem resi gudang guna menjaga stabilitas harga dan memperluas akses pembiayaan.

“Dengan sistem resi gudang dan ekosistem pembiayaan terintegrasi, petani dan pelaku UMKM tidak lagi terjebak fluktuasi harga. Kita ingin menciptakan sistem yang adil, transparan, dan menguntungkan pelaku usaha desa,” tambahnya.

Maulidan juga menyoroti pentingnya jejaring internasional yang telah dirintis APUDSI, termasuk pembentukan perwakilan di luar negeri guna membuka akses ekspor produk desa.

Usai menerima SK, Fecky Meller menyampaikan rasa syukur sekaligus komitmennya untuk segera mengonsolidasikan organisasi di wilayah NTT.

  • Bagikan