LABUAN BAJO, NTTNEWS.NET – Kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana gempa bumi Flores terus mengalir dari berbagai elemen masyarakat dan para wakil rakyat. Salah satunya ditunjukkan oleh Anggota DPRD Kabupaten Manggarai Barat, Hasanudin, S.Hut, yang juga menjabat sebagai Ketua DPD Partai Perindo Kabupaten Manggarai Barat.
Hasanudin menggelar pembagian paket sembako kepada masyarakat di Desa Nampar Macing, Kecamatan Sano Nggoang, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (6/9/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap masyarakat yang hingga kini masih merasakan dampak dari bencana gempa bumi Flores yang terjadi pada Sabtu, 15 Agustus 2026.
Gempa yang mengguncang wilayah Flores tersebut terjadi sekitar pukul 05.58 WITA dengan kekuatan yang dilaporkan mencapai 7,7 Magnitudo dan berpusat di wilayah sekitar Mbay, Kabupaten Nagekeo.
Meski episentrum gempa berada di wilayah Nagekeo, getaran kuat dirasakan di sejumlah kabupaten di Pulau Flores. Dampaknya juga dirasakan masyarakat mulai dari Kabupaten Sikka, Ende, Ngada, Nagekeo, Manggarai Timur, Manggarai, hingga Manggarai Barat.
Bencana tersebut tidak hanya menimbulkan kerusakan pada sejumlah bangunan dan fasilitas masyarakat, tetapi juga meninggalkan trauma dan kekhawatiran bagi warga yang berada di wilayah terdampak.
Di tengah kondisi tersebut, bantuan berupa kebutuhan pokok menjadi sangat berarti bagi masyarakat. Paket sembako yang disalurkan Hasanudin diharapkan dapat membantu meringankan beban warga, terutama mereka yang masih membutuhkan dukungan pascabencana.
Pembagian bantuan berlangsung dengan suasana penuh kekeluargaan. Masyarakat Desa Nampar Macing menerima paket sembako yang disalurkan sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian sosial.
Hasanudin menegaskan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit akibat bencana.
“Kami hadir bukan hanya sebagai wakil rakyat, tetapi sebagai bagian dari masyarakat. Ketika masyarakat mengalami kesulitan akibat bencana, tentu kita harus ikut merasakan dan membantu sesuai dengan kemampuan yang kita miliki,” ujar Hasanudin.
Menurutnya, bencana alam tidak mengenal batas wilayah maupun latar belakang masyarakat. Karena itu, semangat gotong royong dan kepedulian bersama harus terus diperkuat.
Ia berharap bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, meskipun jumlahnya tidak seberapa dibandingkan dengan kebutuhan warga pascabencana.
“Mungkin bantuan ini tidak seberapa, tetapi kami berharap bisa sedikit meringankan beban masyarakat. Yang paling penting adalah kepedulian dan kebersamaan kita. Jangan sampai masyarakat merasa menghadapi bencana ini sendirian,” katanya.
Hasanudin juga mengajak seluruh pihak, baik pemerintah, lembaga politik, organisasi kemasyarakatan, dunia usaha maupun masyarakat umum, untuk terus bergandengan tangan membantu warga yang terdampak gempa.
Menurut dia, proses pemulihan pascabencana membutuhkan waktu dan kerja sama dari berbagai pihak. Tidak hanya bantuan berupa makanan dan kebutuhan pokok, tetapi juga perhatian terhadap kondisi rumah warga, fasilitas umum, pendidikan, kesehatan serta pemulihan ekonomi masyarakat.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









