Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

51 Personel BKO Mabes Polri Dipulangkan Usai 14 Hari Bantu Penanganan Gempa Flores

Kontributor : Redaksi Editor: Tim Redaksi
  • Bagikan
IMG 20260831 141652
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda NTT, Kombes Pol Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H., Saat Diwawancarai Awak Media. (foto : Dok. Isth).

“Beliau juga mendoakan mudah-mudahan pengalaman di dalam penanganan gempa di NTT bisa memberikan pengalaman kepada anggota Polri di lapangan,” lanjutnya.

Selain penghargaan, Kapolda NTT juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh personel BKO atas pengabdian dan kerja keras yang telah diberikan selama berada di wilayah NTT.

“Beliau mengucapkan ribuan banyak terima kasih dan menyampaikan salam kepada pimpinan dan keluarga personel yang melaksanakan tugas di Polda Nusa Tenggara Timur,” ujar Henry.

Lebih lanjut, Henry menjelaskan bahwa dukungan personel dari Mabes Polri tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat penanganan bencana di wilayah NTT.

“Untuk sementara kita melaksanakan perpanjangan dengan pengawasan dan koordinasi dari Mabes Polri. Ada 51 personel yang terdiri dari Divisi Humas, Propam, DVI, dan Psikologi,” jelasnya.

Baca Juga :  Peduli Korban Gempa Flores, KPP Pratama Ruteng Salurkan Sembako dan Terpal untuk Warga Desa Watu Wangka

Ke-51 personel tersebut menjalankan tugas sesuai kompetensi masing-masing. Divisi Humas berperan dalam mendukung penyampaian informasi kepada masyarakat serta memastikan komunikasi publik terkait penanganan bencana berjalan dengan baik.

Sementara itu, personel Propam menjalankan fungsi pengawasan internal terhadap pelaksanaan tugas anggota di lapangan. Tim DVI memiliki peran dalam proses identifikasi korban bencana, sedangkan personel Psikologi memberikan dukungan psikologis sesuai kebutuhan di lapangan.

Henry menegaskan bahwa keberadaan personel BKO tersebut sangat membantu jajaran Polda NTT dan kepolisian di wilayah terdampak dalam menjalankan operasi penanganan bencana.

“Mereka memiliki tugas dan peran masing-masing yang sangat membantu di dalam penanganan Operasi Amanusa,” tegasnya.

Apel pelepasan tersebut sekaligus menjadi momentum penghargaan terhadap semangat kemanusiaan para personel Polri yang selama dua pekan berada di tengah situasi bencana.

Baca Juga :  14 Hari di Tengah Bencana Flores, Kombes Bayu Suseno Ungkap Ketangguhan Warga NTT dan Keindahan Flores

Penanganan bencana gempa bumi di Pulau Flores tidak hanya membutuhkan kekuatan personel, tetapi juga koordinasi lintas satuan, kecepatan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, serta dukungan psikologis dan kemanusiaan bagi korban maupun keluarga terdampak.

Dengan berakhirnya masa tugas BKO tersebut, koordinasi antara Polda NTT dan Mabes Polri tetap menjadi bagian penting dalam memastikan proses penanganan pascabencana berjalan secara berkelanjutan.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada teman-teman media yang selama ini ikut membantu menyampaikan informasi kepada masyarakat,” tutup Kombes Pol Henry Novika Chandra. **

  • Bagikan