Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

BREAKING NEWS: Wakapolres Mabar Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Turangga 2024 di Labuan Bajo

  • Bagikan
IMG 20240715 145740
Wakapolres Manggarai Barat, Kompol Libartino Silaban, S.H., S.I.K, Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Turangga 2024 di Labuan Bajo. (foto : isth).

LABUAN BAJO, NTTNEWS.NET – Wakil Kepala Kepolisian Resor (Wakapolres) Manggarai Barat memimpin apel gelar pasukan “Operasi Patuh Turangga 2024” di lapangan apel Mapolres setempat, Senin (15/07/2024) pagi.

Apel gelar pasukan Operasi Patuh Turangga 2024 ini diikuti oleh seluruh pejabat utama dan anggota Polres Manggarai Barat.

Pelaksanaan Operasi Patuh sendiri akan digelar selama 14 hari terhitung mulai tanggal 15 Juli 2024 hingga 28 Juli 2024 mendatang.

Wakapolres Mabar, Kompol Libartino Silaban, S.H., S.I.K. menyampaikan pesan Kapolda Nusa Tenggara Timur, Irjen Pol. Daniel Tahi Monang Silitonga, S.H., M.A. yang menyebutkan bahwa tingkat kesadaran penggunaan Lalu Lintas, baik pejalan kaki, pengendara kendaraan bermotor, maupun pengguna jalan lainnya masih rendah.

Baca Juga :  Tolak Kuota 1.000 Wisatawan ke TNK, Ketua AWSTAR Peringatkan Anggota

“Untuk itu perlu adanya evaluasi karena masih banyak masyarakat pengguna jalan yang tidak mematuhi peraturan lalu lintas,” kata Komisaris Polisi itu.

Ia pun menjelaskan, data jumlah kecelakaan Lalu Lintas di wilayah hukum Polda NTT berdasarkan aplikasi IRSMS (Integrated Road Safety Management System) Ditlantas Polda NTT, pada semester 1 tahun 2024 sejumlah 658 kejadian, jika dibandingkan dengan semester 1 tahun 2023 mengalami penurunan 7%.

Baca Juga :  RSUD Komodo Resmi Gelar Onsite Training SIM-RS, Dorong Transformasi Digital Layanan Kesehatan
IMG 20240715 WA0100
Wakapolres Manggarai Barat, Kompol Libartino Silaban, S.H., S.I.K, Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Turangga 2024 di Labuan Bajo. (foto : isth).

Dimana, korban meninggal dunia sebanyak 168 orang mengalami penurunan 18%, korban luka berat sebanyak 273 orang mengalami penurunan 10%, dan korban luka ringan sebanyak 767 orang mengalami penurunan 5%.

  • Bagikan