Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Edukasi Politik Sejak Dini, Bawaslu Manggarai Barat Sasar Pemilih Muda Hadapi Pemilu 2029/2031

Kontributor : Redaksi Editor: Tim Redaksi
  • Bagikan
IMG 20260302 135614
Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Manggarai Barat, Maria Magdalena Seriang, S.H, saat melakukan sosialisasi di SMAN 1 Komodo Labuan Bajo. (foto : Dok. Isth).

“Kami dorong anak-anak muda untuk ikut ambil bagian menjadi pengawas partisipatif. Semua orang bisa ambil bagian untuk ikut mengawasi. Semakin banyak orang yang mengawasi, semakin kecil ruang untuk terjadinya pelanggaran,” ujarnya.

Ia mengakui bahwa jumlah personel pengawas yang dimiliki Bawaslu sangat terbatas jika dibandingkan dengan luas wilayah dan jumlah penduduk.

“Kalau hanya mengandalkan penyelenggara, tentu tidak cukup. Di kabupaten misalnya hanya tiga komisioner, didukung sekretariat. Di desa hanya satu pengawas. Dibandingkan dengan jumlah masyarakat dan luas wilayah, apalagi yang di pulau-pulau, itu tidak cukup,” ungkapnya.

Karena itu, menurutnya, keterlibatan aktif masyarakat menjadi kunci keberhasilan pengawasan.

Dalam menjalankan strategi tersebut, Bawaslu Manggarai Barat telah menjalin kerja sama (PKS) dengan sejumlah sekolah dan kampus di wilayah itu. Edukasi politik diberikan secara berkelanjutan, bukan hanya menjelang pemilu.

Baca Juga :  Tolak Kuota 1.000 Wisatawan ke TNK, Ketua AWSTAR Peringatkan Anggota

“Kami membangun demokrasi itu dari sekolah. Kami lakukan edukasi pendidikan politik dan pemilu, termasuk detail tentang demokrasi kepada anak-anak muda. Harapannya, ke depan partisipasi mereka semakin berkualitas,” jelas Maria.

Ia juga menyebut bahwa Bawaslu mendapat mandat untuk melakukan konsolidasi demokrasi secara berkelanjutan, termasuk memetakan potensi kerawanan sejak dini.

“Kami diminta sedini mungkin memetakan potensi, minta masukan, lebih banyak berkumpul dan ada di lapangan. Kami tidak mau hanya ada di ruang-ruang elit atau di dalam kantor saja,” tegasnya.

Menurutnya, pendekatan informal juga menjadi bagian dari strategi membangun kesadaran politik masyarakat.

Baca Juga :  Kapolda NTT Rotasi Perwira, Leo Marpaung Kini Pimpin Polairud Manggarai Barat

“Mungkin hari ini kita di ruang kerja, besok kita kumpul di warung kopi, diskusi tentang politik dan demokrasi yang baik ke depan. Jadi lebih banyak bertemu masyarakat secara langsung,” tuturnya.

Maria berharap, dengan semakin banyak masyarakat—khususnya generasi muda—yang peduli dan terlibat aktif dalam pengawasan, kualitas pemilu dan demokrasi di Manggarai Barat akan semakin baik.

“Semakin banyak orang yang ikut terlibat aktif, peduli dengan pemilu dan demokrasi yang lebih baik, maka kualitas pemilu itu juga akan semakin baik. Ini bukan hanya tugas penyelenggara, tapi tugas semua orang yang punya harapan untuk Manggarai Barat yang lebih baik,” pungkasnya. **

  • Bagikan