Proses evakuasi dilakukan menggunakan KN SAR Puntadewa 250, dengan tetap mengedepankan standar keselamatan dan prosedur operasi SAR.
“Selanjutnya Tim SAR Gabungan mengevakuasi korban menuju Pelabuhan Marina Labuan Bajo untuk dilakukan penanganan lebih lanjut dan diserahkan kepada Tim DVI Polres Manggarai Barat,” tandas Fathur Rahman.
Dengan ditemukannya satu korban ini, Tim SAR Gabungan terus melanjutkan pencarian terhadap satu korban lainnya yang masih dinyatakan hilang.
Operasi SAR melibatkan berbagai unsur, baik dari Basarnas, TNI-Polri, pemerintah daerah, relawan, serta masyarakat nelayan setempat.
Tragedi tenggelamnya KM Putri Sakinah pada 26 Desember 2025 lalu menjadi duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga korban, tetapi juga bagi dunia pariwisata Labuan Bajo.
Hingga kini, Tim SAR Gabungan tetap berkomitmen melanjutkan pencarian secara maksimal demi menemukan seluruh korban. **
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









