“Kami menyadari bahwa pembangunan yang masif perlu pengawasan bersama. Peran pers sangat membantu dalam mengingatkan pemerintah agar tetap berpijak pada aturan tata ruang, aspek lingkungan, dan kebutuhan masyarakat,” katanya.
Kepala Dinas juga mengapresiasi kerja keras wartawan lokal yang tidak hanya meliput kegiatan seremonial, tetapi juga konsisten mengangkat isu-isu strategis seperti permukiman layak huni, akses infrastruktur dasar, penataan kawasan, serta dampak pembangunan terhadap lingkungan dan sosial masyarakat.
Ia berharap, pada momentum Hari Pers Nasional 2026 ini, sinergi antara pemerintah daerah dan insan pers dapat terus diperkuat demi mewujudkan pembangunan Manggarai Barat yang transparan, berkeadilan, dan berkelanjutan.
“Kami berharap insan pers terus menjunjung tinggi kode etik jurnalistik, menjaga independensi, serta menyajikan informasi yang mencerdaskan publik. Pemerintah daerah, termasuk kami di Dinas Cipta Karya, selalu terbuka terhadap kritik dan masukan yang konstruktif,” tegasnya.
Di akhir pernyataannya, ia kembali menegaskan komitmen jajaran Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Manggarai Barat untuk terus menjalin komunikasi dan kerja sama yang baik dengan media massa sebagai bagian dari upaya membangun daerah secara bersama-sama.
Peringatan Hari Pers Nasional 9 Februari 2026 diharapkan menjadi pengingat akan peran penting pers sebagai pilar demokrasi dan mitra pembangunan, khususnya bagi kemajuan Labuan Bajo dan Kabupaten Manggarai Barat secara keseluruhan. **
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









