Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Isu Oknum TNI Bekingi Mafia Tanah Mengemuka, Kodim Bertindak: “Kami Siap Tempuh Jalur Hukum”

Kontributor : Redaksi Editor: Tim Redaksi
  • Bagikan
IMG 20251114 172543
Komandan Kodim 1630/Manggarai Barat, Letkol Inf Budiman Manurung. (foto : isth).

Dalam pernyataannya, Letkol Budiman Manurung kembali menegaskan komitmen TNI untuk menjunjung tinggi netralitas dan profesionalisme. Menurutnya, jika ada anggota yang terbukti melanggar aturan, TNI tidak segan memberikan sanksi tegas.

“Kami menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Jika nanti ada anggota yang benar-benar terbukti melanggar aturan, pasti akan kami tindak. Namun tuduhan yang beredar saat ini tidak memiliki bukti dan tidak berdasar,” tegasnya.

Kodim 1630/Manggarai Barat memastikan akan mengambil langkah hukum terhadap pihak-pihak yang menyebarkan informasi tidak benar, terutama yang mengarah pada fitnah dan pencemaran nama baik institusi.

Baca Juga :  NasDem Kepung Basis Pesisir Manggarai Barat Jelang Pileg 2029, Ketua DPW Sampaikan Hal ini!

“Kami tidak akan tinggal diam. Pemberitaan yang menyesatkan dan tanpa konfirmasi jelas telah melanggar etika jurnalistik. Kami akan menempuh langkah hukum sesuai ketentuan yang berlaku untuk menjaga kehormatan satuan dan anggota kami,” tegas Dandim.

Sebagai penutup, Dandim mengingatkan seluruh insan pers agar selalu mengedepankan prinsip verifikasi dan keberimbangan dalam pemberitaan, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Baca Juga :  Dua Turis Austria Tewas di Cunca Wulang, Jembatan Gantung Ambruk Saat Rekam Video Romantis

“TNI terbuka terhadap klarifikasi, namun kami menuntut profesionalisme media. Jangan sampai kebebasan pers digunakan untuk menyebarkan fitnah,” ucapnya.

Letkol Budiman Manurung juga menegaskan komitmen jajarannya untuk terus hadir menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Labuan Bajo.

“TNI lahir dari rakyat, bekerja untuk rakyat, dan akan selalu bersama rakyat. Kami tidak akan membiarkan nama baik prajurit kami dicemarkan oleh informasi yang tidak benar,” tutupnya. **

  • Bagikan