“Kabut tebal tiba-tiba datang sehingga mengurangi jarak pandang bagi operator kapal. Kabut tersebut diduga berasal dari fenomena El Nino yang sedang melanda perairan Labuan Bajo,” ungkap Mantan Kasi Propam Polres Mabar itu.
Ia juga menjelaskan sebanyak 5 orang penumpang kapal yang merupakan wisatawan asing telah diserahkan kepada agen perjalanan wisata (travel agent) untuk selanjutnya dipulangkan ke hotel tempat mereka menginap.
“Selain mengevakuasi wisatawan dan tour guide, tim SAR gabungan juga mengevakuasi seorang nahkoda kapal beserta 5 orang anak buah kapal (ABK),” tuturnya.
Lanjut AKP Wayan, Kapal KM. Alfathran telah diamankan ke perairan dangkal agar tidak mengganggu aktivitas pelayaran kapal lainnya.
“Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, semua penumpang dapat dievakuasi dalam keadaan selamat,” ujar Pak Kasat sapaan akrabnya.
Lebih lanjut, Perwira berpangkat ajun komisaris polisi itu juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar senantiasa selalu waspada dan peka terhadap kondisi cuaca ekstrim akibat fenomena El Nino yang terjadi saat ini.
“Untuk para pengguna jasa perairan agar selalu memperhatikan alat transportasi dalam keadaan kondisi layak digunakan, senantiasa mematuhi SOP dalam berlayar dan lengkapi alat keselamatan. Kepada masyarakat pesisir, nelayan agar mewaspadai gelombang tinggi dan angin kencang, serta bagi armada penyebrangan seperti kapal ferry dan perahu klotok agar jumlah penumpang tidak melebihi kapasitas muatan,” imbaunya. **
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









