Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Kapal Karam Akibat Fenomena El Nino, 5 Orang Turis Asing Dievakuasi Tim SAR Gabungan

  • Bagikan
Sebuah kapal wisata dengan tipe Kapal Motor (KM) yang berukuran 63 Gross Tonnage (GT) karam setelah menabrak karang. Kecelakaan itu membuat 5 orang wisatawan atau turis dan 1 orang tour guide harus dievakuasi dari tempat kejadian perkara (TKP) oleh tim SAR gabungan.
Kapal Karam Akibat Fenomena El Nino, 5 Orang Turis Asing Dievakuasi Tim SAR Gabungan. (foto : isth).

“Kabut tebal tiba-tiba datang sehingga mengurangi jarak pandang bagi operator kapal. Kabut tersebut diduga berasal dari fenomena El Nino yang sedang melanda perairan Labuan Bajo,” ungkap Mantan Kasi Propam Polres Mabar itu.

Ia juga menjelaskan sebanyak 5 orang penumpang kapal yang merupakan wisatawan asing telah diserahkan kepada agen perjalanan wisata (travel agent) untuk selanjutnya dipulangkan ke hotel tempat mereka menginap.

“Selain mengevakuasi wisatawan dan tour guide, tim SAR gabungan juga mengevakuasi seorang nahkoda kapal beserta 5 orang anak buah kapal (ABK),” tuturnya.

Baca Juga :  Ini Bukan Konservasi! AWSTAR Serang Kebijakan Kuota di Taman Nasional Komodo

Lanjut AKP Wayan, Kapal KM. Alfathran telah diamankan ke perairan dangkal agar tidak mengganggu aktivitas pelayaran kapal lainnya.

“Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, semua penumpang dapat dievakuasi dalam keadaan selamat,” ujar Pak Kasat sapaan akrabnya.

Lebih lanjut, Perwira berpangkat ajun komisaris polisi itu juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar senantiasa selalu waspada dan peka terhadap kondisi cuaca ekstrim akibat fenomena El Nino yang terjadi saat ini.

Baca Juga :  Wabup Yulianus Weng Resmi Membuka MTQ Kecamatan Komodo Ke-31

“Untuk para pengguna jasa perairan agar selalu memperhatikan alat transportasi dalam keadaan kondisi layak digunakan, senantiasa mematuhi SOP dalam berlayar dan lengkapi alat keselamatan. Kepada masyarakat pesisir, nelayan agar mewaspadai gelombang tinggi dan angin kencang, serta bagi armada penyebrangan seperti kapal ferry dan perahu klotok agar jumlah penumpang tidak melebihi kapasitas muatan,” imbaunya. **

  • Bagikan