Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Kepala UPTD Puskesmas Mano Turun Langsung Layani Korban Gempa, Pantau Warga hingga Salurkan Sembako

Kontributor : Redaksi Editor: Tim Redaksi
  • Bagikan
40d9f390 a415 11f1 91d3 6d9478a4c535
Kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak gempa bumi di Pulau Flores terus ditunjukkan oleh jajaran UPTD Puskesmas Mano, Kabupaten Manggarai Timur. Di tengah kondisi warga yang masih diliputi rasa cemas dan trauma akibat guncangan gempa, Kepala UPTD Puskesmas Mano, Paskalis Jangkar, S.Kep, turun langsung ke lapangan untuk memastikan kondisi kesehatan masyarakat tetap terpantau. (foto : Dok. Isth).

Paskalis mengatakan, penanganan masyarakat pascabencana membutuhkan kerja sama semua pihak. Pemerintah, tenaga kesehatan, aparat keamanan, relawan, organisasi sosial, maupun masyarakat harus saling mendukung agar proses pemulihan dapat berjalan dengan baik.

“Kami tidak hanya fokus pada pengobatan. Kami juga berusaha membantu sesuai kemampuan yang kami miliki. Pembagian sembako ini merupakan bentuk kepedulian kami kepada masyarakat yang sedang mengalami kesulitan akibat bencana gempa,” ungkapnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tetap memperhatikan kondisi kesehatan selama berada di tempat pengungsian maupun di sekitar rumah yang terdampak gempa. Kebersihan lingkungan, ketersediaan air bersih, makanan yang layak serta kondisi kesehatan anak-anak, lansia dan warga yang memiliki keluhan kesehatan harus menjadi perhatian bersama.

“Kami mengimbau masyarakat agar tetap menjaga kesehatan, menjaga kebersihan lingkungan dan segera melapor kepada petugas kesehatan apabila mengalami keluhan atau membutuhkan pengobatan. Jangan menunggu kondisi menjadi lebih parah,” pesan Paskalis.

Baca Juga :  Di Tengah Duka Gempa Flores, Ketua DPRD Mabar Bersama NasDem Salurkan Sembako untuk Warga Terdampak

Menurutnya, kondisi psikologis masyarakat juga tidak boleh diabaikan. Guncangan gempa yang terjadi secara tiba-tiba dapat menimbulkan rasa takut dan trauma, terutama bagi anak-anak dan warga yang mengalami langsung kerusakan rumah maupun kehilangan anggota keluarga.

Karena itu, kehadiran petugas kesehatan di tengah masyarakat bukan hanya untuk memberikan pengobatan secara fisik, tetapi juga memberikan rasa aman dan dukungan moral kepada warga.

Paskalis menegaskan bahwa jajaran UPTD Puskesmas Mano akan terus melakukan pemantauan dan pelayanan kesehatan selama masyarakat masih membutuhkan bantuan pascabencana.

“Kami akan terus memantau keadaan masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Mano. Selama masyarakat membutuhkan pelayanan kesehatan, kami akan berupaya hadir dan memberikan pelayanan terbaik sesuai kemampuan kami,” tegasnya.

Baca Juga :  Kunjungi Korban Gempa Bea Waek, DPR RI Bawa Bantuan dan Temui Bidan yang Bertahan di Tengah Puing

Langkah yang dilakukan Paskalis Jangkar bersama jajaran UPTD Puskesmas Mano menjadi bagian penting dalam upaya penanganan dampak gempa di Kabupaten Manggarai Timur. Di tengah suasana pascabencana yang penuh keterbatasan, kehadiran tenaga kesehatan secara langsung di tengah masyarakat menjadi harapan bagi warga yang membutuhkan pertolongan.

Pelayanan medis sekaligus bantuan sosial yang diberikan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat melewati masa sulit pascagempa. Semangat untuk terus hadir dan melayani menjadi bukti bahwa penanganan bencana tidak hanya berbicara tentang pembangunan kembali infrastruktur, tetapi juga tentang memastikan masyarakat tetap sehat, terlindungi dan tidak merasa sendirian dalam menghadapi musibah. **

  • Bagikan