Ia menyoroti perubahan yang tidak wajar dalam tabulasi data Simen KPU dan mendesak KPU untuk bekerja secara profesional guna tidak merugikan peserta pemilu.
“Saya sendiri juga alami tiba-tiba tabulasi data Simen KPU alami perubahan yang sangat tidak wajar bahkan naik turun sangat tidak rasional dan ini sangat merugikan peserta pemilu,” ucapnya.
Sarah Lery Mboeik, calon anggota DPD RI, meminta KPU untuk mengevaluasi ‘real count’ penghitungan suara yang ditampilkan di website mereka.
“Angka-angka yang tidak akurat dapat menjadi sumber masalah baru terhadap integritas hasil pemilu,” katanya.
Siti Saudah Mustafa, calon anggota DPD RI lainnya, ikut mendesak KPU NTT untuk memberikan klarifikasi terkait kekacauan perhitungan suara dalam Sirekap.
“Dengan terjadinya kekacauan perhitungan suara disirekap, di mohon untuk KPU NTT mengklarifikasi apa yang terjadi, ” ucap Siti. **
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









