Menurutnya, pendekatan ilmiah dan teknis menjadi dasar utama dalam setiap pengambilan keputusan, namun tetap dibarengi dengan prinsip keselamatan personel dan nilai kemanusiaan sebagai prioritas utama.
Di hadapan seluruh personel, Edy Prakoso juga menyampaikan pesan yang menyentuh sisi kemanusiaan.
Ia mengajak seluruh unsur SAR untuk tidak kehilangan semangat, serta terus menggantungkan harapan di tengah beratnya tantangan operasi.
“Mari kita tetap solid, bekerja secara profesional, dan tidak henti-hentinya berdoa. Harapan kita bersama, hari ini ada tanda-tanda yang mengarah pada keberadaan para korban,” tambahnya.
Pada Operasi SAR hari ke-7 ini, sebanyak 102 personel dari berbagai unsur dikerahkan, terdiri dari Basarnas, TNI AL, Polairud, Ditpolair Polda NTT, KSOP, serta instansi terkait lainnya.
Sejumlah alutsista laut juga dikerahkan untuk memperluas jangkauan pencarian, mulai dari kapal SAR, kapal patroli, rigid inflatable boat (RIB), sea rider, hingga kapal-kapal cepat yang beroperasi secara simultan di titik-titik pencarian yang telah ditentukan.
Hingga berita ini diturunkan, Operasi SAR masih terus berlangsung. Tim SAR Gabungan tetap berupaya maksimal, berpacu dengan waktu dan kondisi alam, demi menemukan tiga korban yang masih dinyatakan hilang.
Di balik kerja keras para personel di laut, doa dan harapan keluarga korban terus mengalir, menanti kepastian di awal tahun yang penuh ujian ini. **
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









