Sementara untuk kebutuhan kesehatan dan sanitasi, bantuan mencakup pembalut wanita, obat-obatan esensial, serta minyak kayu putih.
“Kami melihat langsung bagaimana masyarakat harus bertahan dalam kondisi darurat. Karena itu, bantuan yang kami bawa kami upayakan benar-benar menyentuh kebutuhan dasar mereka, terutama pangan, perlengkapan pengungsian, serta kebutuhan kesehatan dan sanitasi,” kata perwakilan tim CSR.
Seluruh bantuan logistik dan dukungan pemulihan bagi keluarga karyawan tersebut direalisasikan melalui alokasi dana kepedulian perusahaan dengan nilai puluhan juta rupiah.
Bagi Meruorah Komodo Labuan Bajo, Indonesia Ferry Property dan InJourney Hospitality, bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk hadir bersama masyarakat, khususnya ketika masyarakat sedang menghadapi situasi darurat akibat bencana.
Bencana gempa tidak hanya meninggalkan kerusakan fisik. Banyak warga kehilangan rasa aman, harus meninggalkan rumah, hidup dalam keterbatasan, serta menghadapi ketidakpastian mengenai masa depan keluarga mereka.
Karena itu, dukungan moral dan bantuan kebutuhan dasar dinilai memiliki arti penting dalam membantu masyarakat melewati masa tanggap darurat.
“Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban masyarakat. Yang paling penting adalah mereka mengetahui bahwa ada banyak pihak yang peduli dan bersama-sama ingin membantu proses pemulihan,” ungkapnya.
Melalui program CSR & Employee Relief Program, Meruorah Komodo Labuan Bajo, Indonesia Ferry Property dan InJourney Hospitality menegaskan komitmennya untuk tidak hanya hadir sebagai bagian dari industri pariwisata, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat NTT.
Kehadiran perusahaan di tengah masyarakat terdampak bencana diharapkan dapat memberikan semangat baru bagi para korban untuk bangkit dari keterpurukan.
Bantuan yang diberikan juga diharapkan mampu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama masa tanggap darurat sekaligus membantu mempercepat proses pemulihan, baik secara ekonomi maupun psikologis.
Di tengah puing-puing rumah, tenda-tenda pengungsian dan rasa kehilangan yang masih membekas, uluran tangan dari berbagai pihak menjadi cahaya kecil bagi masyarakat yang sedang berjuang untuk kembali berdiri.
Semangat “Together We Care, Together We Recover” pun tidak sekadar menjadi slogan. Semangat tersebut diwujudkan melalui langkah nyata untuk hadir, membantu dan berjalan bersama masyarakat dalam menghadapi masa sulit pascabencana.
Meruorah Komodo Labuan Bajo, Indonesia Ferry Property dan InJourney Hospitality berharap solidaritas seperti ini dapat terus tumbuh dan menjadi kekuatan bersama dalam mempercepat pemulihan masyarakat NTT yang terdampak bencana.
Sebab, bagi warga yang sedang kehilangan tempat tinggal, harta benda maupun rasa aman, sebuah bantuan mungkin terlihat sederhana. Namun di tengah masa paling sulit dalam hidup mereka, bantuan tersebut dapat menjadi tanda bahwa mereka tidak sendiri dalam menghadapi duka dan perjuangan untuk bangkit kembali. **
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









