Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Gerak Cepat di Tengah Bencana, InJourney Group Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Terdampak di NTT

Kontributor : Redaksi Editor: Tim Redaksi
  • Bagikan
IMG 20260819 WA0949
Di tengah musibah yang melanda sejumlah wilayah di Nusa Tenggara Timur (NTT), InJourney Group bergerak cepat menghimpun dan menyalurkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak. Sebagai holding BUMN di ekosistem aviasi dan pariwisata nasional, InJourney Group memastikan dukungan dapat segera hadir di lapangan melalui mobilisasi sumber daya seluruh entitas dan koordinasi bersama ekosistem BUMN. (foto : Dok. Isth).

JAKARTA, NTTNEWS.NET – Di tengah musibah yang melanda sejumlah wilayah di Nusa Tenggara Timur (NTT), InJourney Group bergerak cepat menghimpun dan menyalurkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak. Sebagai holding BUMN di ekosistem aviasi dan pariwisata nasional, InJourney Group memastikan dukungan dapat segera hadir di lapangan melalui mobilisasi sumber daya seluruh entitas dan koordinasi bersama ekosistem BUMN.

Gerak cepat tersebut dilakukan dengan menyesuaikan bantuan berdasarkan assessment kebutuhan di lapangan, sehingga dukungan yang diberikan tidak hanya cepat, tetapi juga tepat sasaran. Bantuan disalurkan secara bertahap dengan fokus pada empat kebutuhan utama, yaitu pangan dan air minum, kesehatan, logistik tanggap darurat, serta kebutuhan kelompok rentan.

Direktur SDM dan Digital InJourney, Herdy Harman, mengatakan bahwa kecepatan respons menjadi bagian penting dalam memastikan masyarakat terdampak dapat segera memperoleh dukungan, terutama pada masa tanggap darurat.

“Semangat memberikan manfaat tersebut juga kami bawa ketika saudara-saudara kita di NTT menghadapi musibah. Begitu kebutuhan di lapangan teridentifikasi, kami segera menggerakkan sumber daya InJourney Group untuk hadir dan memberikan dukungan. Bantuan disalurkan secara bertahap dan disesuaikan dengan kondisi di lapangan, mulai dari kebutuhan pangan dan air minum, kesehatan, logistik darurat, hingga kebutuhan kelompok rentan,” ujar Herdy, Selasa (18/8/2026).

Baca Juga :  Polri Audit Sistem Pengamanan PLN, Implementasi Obvitnas Tak Boleh Sekadar di Atas Kertas

Berdasarkan hasil assessment lapangan, bantuan yang mulai dimobilisasi dan disalurkan antara lain 7.950 kilogram beras, 69.740 liter air minum, 378 dus mi instan, 96 dus susu UHT, dan bahan makanan pokok lainnya, serta berbagai kebutuhan pangan lainnya seperti gula, minyak goreng, sarden, biskuit, sereal, kopi, dan teh.

Dukungan bagi kelompok rentan mencakup 865 kemasan popok bayi, 80 bungkus makanan bayi, serta hygiene kit 1.300 perlengkapan mandi. Di sisi kesehatan, bantuan mencakup obat-obatan dan perlengkapan kesehatan dasar, antara lain paracetamol, obat gangguan pencernaan, vitamin, obat lambung, antiseptik, NaCl, balsem, minyak kayu putih, kassa, serta perlengkapan penyimpanan obat. Untuk mendukung kebutuhan tempat tinggal sementara, InJourney Group turut menyalurkan 10 terpal, 10 kasur, 50 bantal, dan 263 selimut.

Baca Juga :  Pustu Bea Waek Hancur, 81 Rumah Rusak, Bidan Terluka Tetap Melayani, Bantuan Pemerintah Belum Ada

Salah satu titik penyaluran bantuan berada di Dusun Leda Desa Pangga, Kolang untuk mendukung 23 keluarga yang rumahnya mengalami kerusakan parah dan saat ini mengungsi secara mandiri di tenda. Selain itu penyaluran juga dilakukan di Desa Golo Mori kepada 12 warga terdampak. Bantuan di lokasi tersebut diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan pangan pokok dan logistik dasar selama masa tanggap darurat.

Penyaluran bantuan juga dilaksanakan melalui InJourney Airports Kantor Cabang Bandara El Tari (KOE) bersama relawan dari Port Maumere, dengan dukungan distribusi gratis melalui jalur laut hasil kolaborasi dengan PELNI dari Pelabuhan Kupang menuju Pelabuhan Maumere. Selain melalui jalur laut, bantuan juga dikirimkan melalui Bandara Internasional Sultan Hasanuddin (UPG), Makassar, untuk mempercepat mobilisasi logistik menuju wilayah terdampak di NTT.

  • Bagikan