Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Polsek Borong Dirikan Posko Pengungsian, Salurkan Sembako dan Perlengkapan Tenda untuk 221 Warga Korban Gempa

Kontributor : Redaksi Editor: Tim Redaksi
  • Bagikan
IMG 20260821 183127
Polsek Borong Dirikan Posko Pengungsian, Salurkan Sembako dan Perlengkapan Tenda untuk 221 Warga Korban Gempa. (foto : Dok. Isth).

BORONG, NTTNEWS.NET – Kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana gempa bumi di Pulau Flores terus ditunjukkan jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia. Di tengah situasi pascagempa yang masih menyisakan rasa takut dan kekhawatiran, Polsek Borong, Polres Manggarai Timur, bergerak langsung memberikan rasa aman sekaligus membantu memenuhi kebutuhan dasar warga yang mengungsi.

Pada Kamis, 20 Agustus 2026, sejak pukul 08.00 WITA, personel Polsek Borong melaksanakan kegiatan pengamanan Posko Pengungsian di SDI Golo Cigir, Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur. Dalam kegiatan tersebut, polisi tidak hanya melakukan pengamanan, tetapi juga menyerahkan bantuan berupa sembako serta perlengkapan tenda yang dibutuhkan para pengungsi.

Kegiatan kemanusiaan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Borong, AKP Eka Dharma Yudha, bersama sejumlah personel Polsek Borong. Kehadiran aparat kepolisian di lokasi pengungsian menjadi bagian dari upaya untuk memastikan masyarakat tetap merasa aman serta mendapatkan perhatian selama menjalani masa sulit setelah bencana gempa.

Baca Juga :  Gerindra Peduli Bencana Flores, Fidelis Sukur Salurkan Sembako untuk Korban Gempa di Desa Robo

Kapolsek Borong mengatakan, pengamanan di posko pengungsian dilakukan untuk menciptakan suasana yang aman dan tertib sekaligus memastikan kebutuhan masyarakat yang terdampak dapat terpenuhi.

«“Kami hadir di tengah-tengah masyarakat bukan hanya untuk melakukan pengamanan, tetapi juga memastikan para pengungsi mendapatkan rasa aman dan bantuan yang mereka butuhkan. Situasi pascagempa tentu membuat masyarakat masih diliputi kekhawatiran, sehingga kehadiran kami di posko ini diharapkan dapat memberikan ketenangan,” ujar AKP Eka Dharma Yudha.»

Berdasarkan hasil pemantauan personel di lapangan, tercatat sebanyak 221 jiwa atau 64 kepala keluarga (KK) berada di Posko Pengungsian SDI Golo Cigir. Hingga kegiatan berlangsung, kondisi para pengungsi secara umum dilaporkan dalam keadaan aman dan sehat.

Baca Juga :  Kejari Mabar Usut Dugaan Korupsi Dana Hibah KPU Rp28 Miliar, Sejumlah Pejabat Sudah Dipanggil

Meski demikian, suasana di lokasi pengungsian masih diwarnai keprihatinan. Sebagian warga masih memilih bertahan di tempat pengungsian karena khawatir terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan. Bagi masyarakat, posko pengungsian bukan sekadar tempat berlindung, tetapi menjadi ruang untuk berkumpul, saling menguatkan dan berharap situasi segera kembali normal.

Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Borong juga menyerahkan bantuan sembako kepada para pengungsi. Bantuan itu diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari warga selama berada di posko.

Selain sembako, Polsek Borong turut menyerahkan perlengkapan tenda pengungsian sebagai bagian dari dukungan terhadap kebutuhan warga yang terdampak. Bantuan tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian kepolisian terhadap masyarakat yang tengah menghadapi situasi darurat akibat bencana.

  • Bagikan