Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Munas ASTINDO Gelar di Labuan Bajo, Bupati Endi: “Labuan Bajo Adalah Rumah Kita Bersama”

Kontributor : Redaksi Editor: Tim Redaksi
  • Bagikan
IMG 20251028 182935
Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat menyambut hangat pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) Asosiasi Perusahaan Penjual Tiket Penerbangan Indonesia (ASTINDO) yang digelar di Labuan Bajo pada Selasa (28/10/2025). (foto : isth).

LABUAN BAJO, NTTNEWS.NET – Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat menyambut hangat pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) Asosiasi Perusahaan Penjual Tiket Penerbangan Indonesia (ASTINDO) yang digelar di Labuan Bajo pada Selasa (28/10/2025).

Kegiatan berskala nasional ini menjadi momentum penting bagi pelaku industri pariwisata Indonesia untuk memperkuat kerja sama, membuka peluang baru, dan memperkenalkan potensi wisata premium Labuan Bajo kepada dunia.

Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan bangga atas terpilihnya Labuan Bajo sebagai tuan rumah Munas ASTINDO 2025.

“Selama berada di Labuan Bajo, semoga kita semua diberi kesehatan dan dijauhkan dari segala halangan. Lebih dari itu, kami sangat berharap sekembalinya Bapak dan Ibu ke daerah masing-masing, semuanya lebih sehat dan lebih sukses,” ujar Bupati Endi membuka sambutannya.

Ia menyebut, penyelenggaraan Munas di Labuan Bajo merupakan anugerah sekaligus momentum penting untuk membangun pariwisata daerah berbasis kolaborasi dan sinergi.

Baca Juga :  Lawan Pilkada ke NasDem, Mantan Cawabup Andi Risky Kini Pegang Pos Strategis

“Kami senang dan bangga karena teman-teman ASTINDO menunjuk Labuan Bajo sebagai tempat penyelenggaraan Munas. Ini sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar. Semoga kunjungan ini bukan yang terakhir, tapi justru menjadi kunjungan pertama dari banyak kesempatan berikutnya,” kata Bupati Endi.

Bupati yang akrab disapa Edi Endi ini menegaskan bahwa pembangunan sektor pariwisata tidak bisa dilakukan oleh pemerintah saja, tetapi harus menjadi kerja bersama seluruh pemangku kepentingan.

“Kami sadar, pemerintah maupun stakeholder di daerah ini tidak bisa diibaratkan sebagai superman yang bisa bekerja sendiri. Kita hanya bisa sukses bila berkolaborasi. Karena itu, mari kita bergandengan tangan, bersinergi, dan berkolaborasi membangun dunia pariwisata yang diminati siapa pun,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati Endi juga mengungkapkan sejumlah program strategis pemerintah daerah bersama Kementerian Perhubungan terkait pengembangan Bandara Komodo menuju standar internasional.

Baca Juga :  Rakyat Kepung Aparat, Dugaan Mafia Tanah di Labuan Bajo Makin Terbuka

“Kami sudah berdiskusi intens dengan Kementerian Perhubungan. Pemerintah daerah menyiapkan lahan, sementara kementerian menyiapkan anggaran untuk memperpanjang landasan pacu hingga 3.000 meter dan membangun terminal internasional di sisi timur bandara. Dengan langkah ini, mimpi kita untuk membuka penerbangan langsung dari Darwin, Singapura, China, India, dan Korea Selatan semakin dekat,” ungkapnya.

Bupati juga menegaskan pentingnya semangat pemuda dalam mendukung kemajuan pariwisata daerah.

“Kalau dulu pemuda memperjuangkan kemerdekaan dengan bambu runcing, maka pemuda hari ini berjuang dengan ilmu. Karena itu, jangan jadi penonton sejarah, tapi jadilah pelaku sejarah,” ujarnya penuh semangat.

Ia menutup sambutannya dengan pesan inspiratif untuk seluruh peserta Munas ASTINDO.

  • Bagikan