“Labuan Bajo hari ini menjadi etalase Indonesia di mata dunia. Karena itu, masyarakat Manggarai Barat harus mampu menunjukkan bahwa pembangunan pariwisata tidak menghilangkan jati diri budaya lokal. Justru nilai-nilai Pancasila harus menjadi fondasi dalam menjaga kearifan lokal, memperkuat budaya daerah, serta menciptakan kehidupan masyarakat yang harmonis,” katanya.
Ia menambahkan bahwa keberagaman yang dimiliki Manggarai Barat merupakan kekayaan yang harus dijaga bersama. Kehadiran wisatawan dari berbagai negara menjadi peluang untuk memperkenalkan budaya lokal sekaligus menunjukkan wajah Indonesia yang ramah, toleran, dan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan.
“Sebagai daerah tujuan wisata dunia, kita memiliki tanggung jawab besar untuk menjadi contoh bagaimana keberagaman dapat hidup berdampingan secara damai. Nilai-nilai Pancasila harus tercermin dalam pelayanan, dalam kehidupan sosial masyarakat, dan dalam setiap kebijakan pembangunan yang berpihak kepada kepentingan rakyat,” lanjutnya.
Pada momentum Hari Lahir Pancasila ini, Benediktus juga mengajak seluruh masyarakat Manggarai Barat untuk menjadikan Pancasila sebagai inspirasi dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan, termasuk menjaga persatuan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta memperkuat semangat gotong royong.
“Saya mengajak seluruh masyarakat Manggarai Barat, generasi muda, tokoh agama, tokoh adat, dan seluruh pemangku kepentingan untuk terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Dengan persatuan dan kebersamaan, kita dapat membangun Manggarai Barat yang maju, sejahtera, dan tetap berakar pada budaya serta identitas bangsa,” ungkapnya.
Mengakhiri pesannya, Ketua DPRD Manggarai Barat itu menegaskan bahwa Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi untuk memperkuat komitmen kebangsaan di tengah perubahan zaman yang semakin kompleks.
“Mari kita jadikan Hari Lahir Pancasila sebagai pengingat bahwa masa depan Indonesia hanya dapat dibangun di atas fondasi persatuan, toleransi, keadilan, dan gotong royong. Dari Labuan Bajo, kita tunjukkan kepada dunia bahwa Pancasila tetap hidup, menjadi pemersatu bangsa, dan menjadi fondasi perdamaian dunia,” pungkas Benediktus Nurdin.
Selamat Memperingati Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026. Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia. **
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









