Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Pater Marsel Agot Luruskan Pemberitaan yang Dinilai Menyesatkan Publik

Kontributor : Redaksi Editor: Tim Redaksi
  • Bagikan
IMG 20260201 164347
Pater Marsel Agot, SVD Luruskan Pemberitaan yang Dinilai Menyesatkan Publik. (foto : isth).

Setelah percakapan tersebut, rombongan kembali ke area atas bukit lahan milik yayasan. Namun, sekitar 20 menit kemudian, Pater Marsel mengaku terkejut ketika membaca pemberitaan yang menyebut dirinya memimpin massa membawa parang dan membuat pihak lain ketakutan.

“Saya sangat terkejut membaca berita itu, karena sama sekali tidak sesuai dengan fakta. Tidak pernah terjadi konfrontasi, ancaman, intimidasi, atau tindakan kekerasan dalam bentuk apa pun,” tegasnya.

Pater Marsel menilai judul dan framing pemberitaan tersebut telah menyerang kehormatan dan martabatnya, serta merugikan dirinya secara pribadi, sosial, dan moral. Narasi yang dilekatkan juga dinilai mencederai martabat jabatannya sebagai Imam Katolik.

Baca Juga :  Tak Main-Main! PSI Manggarai Barat Siapkan Kekuatan Penuh Rebut 2029

“Penyematan narasi perang dan kekerasan berpotensi memprovokasi publik, menciptakan stigma, dan menimbulkan keresahan, bukan hanya bagi saya, tetapi juga bagi tarekat SVD, keluarga, dan umat,” ungkapnya.

Sehubungan dengan hal tersebut, Pater Marsel secara terbuka meminta Mansur, Alo Oba, oknum wartawan Bajo Pedia, serta pihak-pihak lain yang terlibat dalam pemberitaan tersebut untuk menyampaikan permintaan maaf secara terbuka.

“Permintaan maaf itu saya minta disampaikan dalam waktu 3 x 24 jam sejak klarifikasi ini diterbitkan,” tegasnya.

Ia juga menegaskan, apabila permintaan tersebut tidak dipenuhi, maka dirinya akan menempuh jalur hukum demi memulihkan martabat dan nama baiknya.

Baca Juga :  Kapolda NTT Rotasi Perwira, Leo Marpaung Kini Pimpin Polairud Manggarai Barat

“Saya akan menggunakan hak-hak hukum yang tersedia untuk memulihkan kehormatan dan martabat saya,” tandasnya.

Pater Marsel menutup klarifikasinya dengan harapan agar media menjalankan fungsi jurnalistik secara bertanggung jawab dan memberikan ruang yang adil bagi kebenaran.

“Klarifikasi ini saya sampaikan untuk meluruskan fakta, menghadirkan keseimbangan informasi di ruang publik, dan mencegah masyarakat dibentuk oleh satu narasi yang keliru,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan doa bagi seluruh masyarakat dan warganet.

“Saya doakan semoga segenap warganet selalu berada dalam perlindungan Tuhan,” tutup Pater Marsel Agot, SVD. **

  • Bagikan