Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Pencarian Korban KM Putri Sakinah Resmi Dihentikan, Bupati Edi Apresiasi Tim SAR Gabungan

Kontributor : Redaksi Editor: Tim Redaksi
  • Bagikan
IMG 20260109 171923
Operasi Pencarian dan Pertolongan (SAR) terhadap satu Warga Negara Asing (WNA) asal Spanyol yang menjadi korban tenggelamnya KM Putri Sakinah di perairan Labuan Bajo resmi ditutup. (foto : isth).

LABUAN BAJO, NTTNEWS.NET – Operasi Pencarian dan Pertolongan (SAR) terhadap satu Warga Negara Asing (WNA) asal Spanyol yang menjadi korban tenggelamnya KM Putri Sakinah di perairan Labuan Bajo resmi ditutup.

Penutupan operasi dilakukan pada pukul 15.00 WITA melalui upacara resmi yang dipimpin langsung oleh Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi, S.E., bertempat di Pelabuhan Marina Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, Jumat (09/01/2025).

Dalam sambutannya, Bupati Edistasius Endi menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh unsur Tim SAR Gabungan yang telah bekerja tanpa kenal lelah selama proses pencarian berlangsung.

Baca Juga :  HPN 2026 Jadi Momentum Harapan: Kepsek dan Perintis SDN Jati Makmur Bicara Akses Jalan dan Air

“Saya menyampaikan banyak terima kasih atas jasa dan kerja keras Tim SAR Gabungan dalam pencarian korban KM Putri Sakinah. Tentu pencarian ini tidaklah mudah karena harus berhadapan dengan gelombang dan arus di perairan pulau-pulau Labuan Bajo. Namun kondisi tersebut bukan menjadi hal yang ditakutkan bagi Tim SAR Gabungan,” ujar Bupati Endi.

Ia menambahkan, dari empat WNA Spanyol yang menjadi korban dalam peristiwa nahas tersebut, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan tiga orang korban.

Baca Juga :  Polres Manggarai Barat Buka Pendaftaran Satpam, Peluang Kerja Baru Bagi Pemuda Lokal

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat, dari hati yang paling dalam saya turut berduka cita kepada keluarga korban atas kejadian ini. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan,” lanjutnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere, Fathur Rahman, selaku SAR Mission Coordinator (SMC), dalam amanatnya menjelaskan bahwa Tim SAR Gabungan telah bekerja maksimal selama 15 hari berturut-turut.

  • Bagikan