Dalam situasi tersebut, semangat para guru dan siswa untuk tetap melaksanakan kegiatan pembelajaran menjadi bagian penting dalam proses pemulihan pascabencana.
Dukungan dari berbagai pihak, termasuk dunia usaha dan lembaga lainnya, sangat dibutuhkan agar proses pendidikan tetap dapat berjalan. Bantuan sederhana seperti terpal untuk tempat belajar darurat pun memiliki arti penting bagi sekolah yang sedang berjuang memulihkan aktivitas pendidikan.
Kehadiran bantuan dari PLN UP3 Sumba diharapkan menjadi bagian dari gerakan bersama untuk memastikan anak-anak korban atau terdampak gempa tetap memiliki kesempatan untuk belajar.
Bagi para siswa, sekolah bukan hanya tempat memperoleh ilmu pengetahuan, tetapi juga ruang untuk membangun kembali semangat dan harapan setelah menghadapi bencana.
Terpisah, Kepala Sekolah SDK Dencang, Yos Sudin, S.Pd., dan Kepala Sekolah SDK Rekas II, Sipri Klai, S.Pd., menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada PLN UP3 Sumba atas bantuan yang telah diberikan kepada sekolah mereka.
Keduanya menilai bantuan tersebut sangat berarti bagi sekolah, terutama dalam mendukung kebutuhan kegiatan belajar mengajar dalam kondisi pascagempa.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada PLN UP3 Sumba yang telah memberikan perhatian dan bantuan kepada sekolah kami. Bantuan terpal ini sangat bermanfaat untuk mendukung kegiatan belajar mengajar, terutama dalam kondisi seperti sekarang,” ungkap pihak sekolah.
Menurut mereka, perhatian dari berbagai pihak memberikan motivasi tersendiri bagi guru dan siswa untuk tetap bersemangat menjalankan aktivitas pendidikan.
Mereka berharap kepedulian serupa terus berkembang sehingga sekolah-sekolah yang terdampak bencana dapat memperoleh dukungan sesuai dengan kebutuhan masing-masing.
Bantuan empat terpal dari PLN UP3 Sumba tersebut pun menjadi salah satu bentuk nyata solidaritas dalam membantu dunia pendidikan bangkit di tengah dampak gempa Flores.
Di tengah keterbatasan dan suasana duka, semangat belajar anak-anak dan dedikasi para guru menjadi harapan bahwa pendidikan tetap dapat berjalan. Dukungan masyarakat, pemerintah, lembaga sosial, maupun dunia usaha menjadi kekuatan bersama untuk mempercepat pemulihan kehidupan masyarakat dan pendidikan di wilayah terdampak gempa. **
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









