LABUAN BAJO, NTTNEWS.NET – Suasana haru dan khidmat mewarnai Apron Bandara Internasional Komodo, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (12/9/2026) siang. Kedatangan jenazah drh. Alfonsius Albinus Meha (35), dokter hewan yang gugur akibat insiden penembakan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Muliama, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, disambut dengan upacara penghormatan kedinasan saat melakukan pemindahan armada udara (re-boarding).
Prosesi pengawalan dan pemindahan jenazah menuju kampung halamannya di Maumere, Kabupaten Sikka, melibatkan tim gabungan dari Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Manggarai Barat, Ditpolairud Polda NTT, Korpolairud Baharkam Polri, serta Otoritas Bandara Internasional Komodo.
Momen kepulangan almarhum dimulai ketika pesawat komersial Batik Air dengan nomor penerbangan ID-6331 yang membawa jenazah beserta keluarga pendamping mendarat di Labuan Bajo sekitar pukul 12.42 WITA, setelah menempuh rute dari Makassar via Denpasar.
Tepat pukul 12.45 WITA, proses penurunan (unboarding) peti jenazah dari kompartemen kargo dilakukan di bawah pengawalan ketat personel kepolisian. Selanjutnya, pada pukul 12.55 WITA, tim gabungan secara bergotong royong memindahkan peti jenazah ke kargo Pesawat Dinas Polri jenis Cassa 212-200 dengan nomor registrasi P-4101.
Kapolres Manggarai Barat, AKBP Christian Kadang, S.I.K., menjelaskan bahwa pengerahan armada khusus Polri dilakukan untuk memastikan jenazah dapat segera tiba di rumah duka tanpa tertahan kendala penerbangan komersial.

“Mengingat tidak adanya penerbangan komersial menuju Maumere hari ini, Bapak Kapolda NTT, Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., langsung menginstruksikan penggunaan pesawat Polri untuk mengantar jenazah almarhum,” kata AKBP Christian Kadang saat memberikan keterangannya pada Sabtu sore.
Sebelum pesawat lepas landas, seluruh personel gabungan yang bertugas menggelar sikap hormat di area apron sebagai bentuk duka cita mendalam atas pengabdian sang dokter hewan muda.
“Pengawalan dan fasilitasi penerbangan ini merupakan bentuk penghormatan terakhir serta komitmen Polri kepada almarhum dan pihak keluarga. Kami ingin memastikan seluruh rangkaian proses transit dan pemindahan jenazah berjalan dengan aman, tertib, dan khidmat,” ujar Kapolres.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









