Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

PMKRI Kupang Kecam Dugaan Kekerasan yang Tewaskan Prajurit Muda di NTT

Kontributor : Aldy Editor: Redaksi
  • Bagikan
IMG 20250809 215100
Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Kupang. (foto : isth).

3. Mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus ini secara terbuka dan adil, serta menginformasikan perkembangannya kepada publik.

4. Menolak pembiaran terhadap budaya kekerasan, baik dalam sistem pembinaan, pendidikan, maupun organisasi yang bersifat hierarkis.

5. Mendorong seluruh elemen masyarakat, termasuk institusi pendidikan dan komunitas sipil, untuk terus mengampanyekan budaya antikekerasan dan penghormatan terhadap hak asasi manusia.

Baca Juga :  Kematian LC di Labuan Bajo Picu Polemik, Manajemen Le Dupar Klarifikasi Kronologi

PMKRI menekankan bahwa peristiwa ini bukan hanya soal penegakan hukum, tetapi juga menyangkut martabat bangsa.

“Keadilan harus ditegakkan, bukan hanya demi korban, tetapi demi menjaga harga diri kita sebagai bangsa yang menjunjung nilai-nilai kemanusiaan,” ujar Apolinaris.

Baca Juga :  Tugas Perdana Kadis PKO Mabar di Lembor, Agus Gias Resmi Buka O2SN 2026 dan Tekankan Sportivitas

Tragedi ini diharapkan menjadi momentum untuk memutus rantai kekerasan, sekaligus mengukuhkan komitmen bersama bahwa kekerasan tidak pernah bisa dibenarkan dalam alasan dan bentuk apa pun. **

  • Bagikan