Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

PMKRI Kupang Kecam Dugaan Kekerasan yang Tewaskan Prajurit Muda di NTT

Kontributor : Aldy Editor: Redaksi
  • Bagikan
IMG 20250809 215100
Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Kupang. (foto : isth).

KUPANG, NTTNEWS.NET – Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Kupang menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya seorang prajurit muda di Nusa Tenggara Timur akibat dugaan kekerasan yang dialaminya.

Tragedi ini, menurut PMKRI, menjadi peringatan keras bahwa praktik kekerasan dalam bentuk apa pun tidak boleh dibiarkan hidup di tengah masyarakat, apalagi di lingkungan yang semestinya menjadi tempat pembentukan karakter dan pengabdian.

“Peristiwa ini menyayat hati kita semua. Kami tidak sedang mengadili siapa pun, tapi kami menolak diam atas hilangnya nyawa anak bangsa akibat kekerasan. Negara harus hadir, hukum harus bekerja, dan budaya kekerasan harus dihentikan,” tegas Ketua PMKRI Cabang Kupang, Apolinaris Mhau, Sabtu (9/8/2025).

Baca Juga :  HUT ke-9 RSUD Komodo, Paulus Ndarung Tegaskan Komitmen Tingkatkan Pelayanan Kesehatan

Sebagai organisasi kemahasiswaan yang menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dan keadilan, PMKRI menilai kasus ini harus ditangani secara serius oleh seluruh elemen penegak hukum, sekaligus menjadi refleksi bersama agar kekerasan tidak mendapat ruang di institusi mana pun.

Baca Juga :  Dua Pemuda Pengguna Sabu di Labuan Bajo Diciduk Satresnarkoba

Dalam pernyataan sikap resminya, PMKRI Cabang Kupang menegaskan:

1. Menyampaikan belasungkawa dan solidaritas penuh kepada keluarga korban atas kehilangan yang mendalam ini.

2. Mengecam segala bentuk kekerasan dan budaya kekerasan, khususnya yang berujung pada hilangnya nyawa manusia.

  • Bagikan