“Terima kasih atas kegiatan yang dilaksanakan. Kami mengharapkan agar semua komponen masyarakat merawat Indonesia sebagai rumah bersama dan menjauhi radikalisme dengan penuh cinta damai,” ucap Pendeta Kaitulang.
Tim Sub Satuan Tugas Banops Humas Polri Kontra Radikal menyampaikan materi FGD dengan tema “Terorisme Musuh Kita Bersama” di kedua lokasi.
Ustad Muhammad Sofyan Tsauri membahas perkembangan radikalisme di Indonesia, sementara Jurnalis Polri TV Kristian Hendra Wijaya memberikan perspektif media terkait pencegahan radikalisme.
Ratusan santri di Pondok Pesantren Hidayatullah Batakte mendengarkan penjelasan Ustad Sofyan Tsauri mengenai bahaya radikalisme dan pentingnya pencegahan sejak dini. Kegiatan ini mendapat apresiasi dari pimpinan Pondok Pesantren Ustad Usman Mamang, S. Sos.I.
“Terima kasih, semoga kegiatan ini bermanfaat dan berlanjut terus demi mempersiapkan generasi yang cerdas,” ujar Ustad Mamang.
Sebelum meninggalkan lokasi, AKBP Rachmat Sumekar, S.I.K., M.Si, selaku ketua tim, menyerahkan cendera mata dari Kadiv Humas Polri, Irjen Pol. Dr. H. Sandi Nugroho, S.I.K., M.H, yang diterima oleh Kapolres Kupang dan Ustad Usman Mamang, S. Sos.I.
Langkah Polri melibatkan masyarakat dan pihak berkompeten diharapkan dapat menjauhkan Indonesia dari ancaman radikalisme. **
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









