Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Mentan Amran dan Dirut BULOG Tinjau Langsung Korban Gempa Flores

Kontributor : Redaksi Editor: Tim Redaksi
  • Bagikan
IMG 20260819 204243
Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, M.P., bersama Direktur Utama Perum BULOG, Letnan Jenderal TNI (Purn) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos., S.H., M.Han., turun langsung meninjau kondisi masyarakat terdampak sekaligus memastikan penyaluran bantuan pangan berjalan cepat dan tepat sasaran. Kunjungan tersebut turut didampingi Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi, S.E. (foto : Dok. Isth).

LABUAN BAJO, NTTNEWS.NET – Pemerintah terus memperkuat langkah tanggap darurat pascagempa bumi yang mengguncang sejumlah wilayah di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, M.P., bersama Direktur Utama Perum BULOG, Letnan Jenderal TNI (Purn) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos., S.H., M.Han., turun langsung meninjau kondisi masyarakat terdampak sekaligus memastikan penyaluran bantuan pangan berjalan cepat dan tepat sasaran.

Kunjungan tersebut turut didampingi Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi, S.E. Peninjauan dilakukan sebagai bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit setelah bencana, sekaligus memastikan kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi selama masa tanggap darurat.

Kepala Bapanas dan Dirut BULOG meninjau langsung wilayah terdampak di Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai. Di lokasi, keduanya menyapa masyarakat, berdialog dengan warga, serta melihat kondisi penanganan pascabencana dari dekat.

Mereka juga memastikan bantuan pangan yang telah disiapkan pemerintah melalui Perum BULOG dapat diterima masyarakat melalui posko-posko penanganan bencana.

Bantuan pangan tersebut menjadi bagian penting dalam penanganan dampak gempa, terutama bagi masyarakat yang kehilangan tempat tinggal, mengalami kerusakan rumah, maupun warga yang aktivitas sehari-harinya terganggu akibat bencana.

Dalam mendukung pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat terdampak, pemerintah melalui Perum BULOG mengerahkan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) serta minyak goreng untuk disalurkan ke sejumlah wilayah yang terkena dampak gempa.

Baca Juga :  Pustu Bea Waek Hancur, 81 Rumah Rusak, Bidan Terluka Tetap Melayani, Bantuan Pemerintah Belum Ada

Berdasarkan data per 19 Agustus 2026, BULOG telah merealisasikan penyaluran sebanyak 202 ton beras CBP dan 6.000 liter minyak goreng untuk mendukung penanganan bencana.

Jumlah tersebut masih akan bertambah karena proses pengiriman dan distribusi bantuan ke sejumlah wilayah terdampak terus dilakukan secara bertahap.

Bantuan telah diarahkan ke sejumlah kabupaten yang terdampak gempa, di antaranya Kabupaten Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, Nagekeo, Sikka, Ende, dan Manggarai Barat.

Sebelumnya, BULOG juga telah menyalurkan bantuan beras ke Kabupaten Manggarai dan Kabupaten Nagekeo sebagai bagian dari respons cepat pemerintah untuk menjaga kebutuhan pangan masyarakat selama masa tanggap darurat.

Menteri Pertanian sekaligus Kepala Bapanas Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa pemerintah hadir untuk memastikan masyarakat terdampak bencana tidak mengalami kesulitan dalam memperoleh kebutuhan pangan.

Menurut Amran, penanganan bencana harus dilakukan secara cepat, terutama menyangkut kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak langsung.

“Berdasarkan arahan Bapak Presiden, kita memastikan masyarakat yang terdampak gempa mendapatkan bantuan pangan yang dibutuhkan. Pemerintah bersama BULOG akan terus bergerak dan memastikan bantuan sampai kepada masyarakat,” ujar Amran, Rabu (19/8/2026).

Amran juga meminta masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan beras. Ia memastikan stok beras pemerintah berada dalam kondisi mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, termasuk kebutuhan selama masa tanggap darurat bencana.

Baca Juga :  Kejari Mabar Usut Dugaan Korupsi Dana Hibah KPU Rp28 Miliar, Sejumlah Pejabat Sudah Dipanggil

“Untuk stok beras, jumlahnya sangat banyak. Jadi tidak ada masalah. Masyarakat tidak perlu khawatir, pemerintah memastikan kebutuhan beras tetap tersedia, termasuk untuk masyarakat yang terdampak bencana,” tegasnya.

Pernyataan tersebut menjadi penegasan bahwa pemerintah berupaya menjaga agar bencana tidak berkembang menjadi persoalan krisis pangan di wilayah terdampak.

Sementara itu, Direktur Utama Perum BULOG Ahmad Rizal Ramdhani menegaskan kesiapan BULOG untuk mendukung penuh pemerintah dalam penanganan bencana di NTT.

BULOG, kata dia, terus melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah dan seluruh pihak terkait agar distribusi bantuan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

“BULOG siap bergerak cepat mendukung pemerintah dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat terdampak bencana. Kami terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait agar penyaluran bantuan dapat dilakukan secara cepat, tepat sasaran, dan sesuai dengan kebutuhan di lapangan,” ujar Ahmad Rizal.

Menurutnya, kondisi geografis NTT yang terdiri dari banyak wilayah kepulauan dan memiliki tantangan akses distribusi membutuhkan koordinasi serta perencanaan yang matang agar bantuan dapat tiba di lokasi yang membutuhkan.

  • Bagikan