Sekjen PMKRI Ende, Frid berharap, tekanan efisiensi tidak sedang menslotir mimpi Deo – Do dalam melunasi seluruh janji-janji politik selama kampanye.
Karena PMKRI Ende patut meragu pada seluruh janji- janji politik Deo – Do selama 5 (lima) tahun memimpin Kabupaten Ende ditengah preasure efisiensi anggaran yang maha dahsyat.
Terpisah, Bupati Tote tetap meyakini bahwa komitmennya untuk membangun Ende Baru melalui Visi dan Misinya tetap akan terlaksana seperti yang dijanjikan.
Menurutnya, selama 4 hari mengikuti ret -ret di manggelang, seluruh kepala daerah diarahkan untuk jalankan program searah dengan program Pemerintah pusat.
Salah satunya adalah perumahan layak huni untuk orang miskin bahwa tidak boleh ada lagi penduduk yang mempunyai rumah berlantaikan tanah khususnya di kota, jelas bupati Ende.
Selain itu, terkait pengelolaan sampah dan keindahan kota, Bupati Tote mengatakan segera tertibkan baliho dan atau reklame yang merusak pemandangan kota.
Ia juga mengatakan, pembangunan tanggul dan jalan Pantai sepanjang jalan kota sebagai bagian dari pariwisata Ende.
“Kita punya Pantai Ende, Pantai Ippi, dan Pantai Nanganesa, maka itu perlu membangun tanggul dan Jalan pantai,” ucapnya.
Untuk itu, dirinya optimis meskipun ditengah Efisiensi, pembangunan di daerah Kabupaten Ende tetap berjalan selaras Visi dan Misi Ende Baru. Ujar Bupati Tote. **
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









