Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Proyek Irigasi Inpres di Manggarai Barat Disambut Antusias, Warga Terlibat Aktif Percepat Pembangunan

Kontributor : Redaksi Editor: Tim Redaksi
  • Bagikan
IMG 20260215 WA0110
Proyek Irigasi Inpres di Manggarai Barat Disambut Antusias, Warga Terlibat Aktif Percepat Pembangunan. (foto : isth).

LABUAN BAJO, NTTNEWS.NET – Salah satu pihak kedua dari PT. Adhi Karya, Safriady Jehaman, warga Kabupaten Manggarai Barat, menyampaikan apresiasi atas program Presiden Prabowo Subianto melalui proyek Instruksi Presiden (Inpres) yang untuk pertama kalinya hadir dan menyasar di 132 Kecamatan di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), termasuk di Kabupaten Manggarai Barat dan Manggarai.

Program Inpres yang difokuskan pada pembangunan dan peningkatan jaringan irigasi ini dinilai menjadi jawaban atas kebutuhan mendesak masyarakat petani sawah yang selama ini bergantung pada sistem pengairan tradisional dan musiman.

Safriady Jehaman yang akrab disapa Jefri menegaskan bahwa proyek tersebut membawa dampak nyata bagi masyarakat.

“Tentunya proyek irigasi yang bersumber dari Inpres ini sangat membantu masyarakat petani. Saluran irigasi ini dipergunakan untuk menunjang kehidupan para petani sawah. Saya Jefri saat ini bekerja sama dengan PT. Adhi Karya dalam pengerjaan irigasi Inpres yang sudah dimulai sejak akhir Oktober 2025 dan direncanakan berakhir pada pertengahan Maret 2026,” ungkapnya pada Minggu (15/2/2026).

Baca Juga :  Pasien Digigit Kalajengking Diduga Diblacklist RS Siloam Labuan Bajo, Apa Apa?

Di Kabupaten Manggarai Barat, proyek irigasi Inpres ini tersebar di beberapa kecamatan, antara lain Kecamatan Boleng, Kecamatan Pacar, Kecamatan Macang Lacar, Kecamatan Kuwus, dan Kecamatan Ndoso. Sementara di Kabupaten Manggarai, proyek serupa hadir di Kecamatan Lelak, Kecamatan Satar Mese Utara, Kecamatan Rahong Utara, Kecamatan Langke Rembong, dan Kecamatan Ruteng.

IMG 20260215 133746
Proyek Irigasi Inpres di Manggarai Barat Disambut Antusias, Warga Terlibat Aktif Percepat Pembangunan. (foto : isth).

Menurut Jefri, hampir seluruh titik lokasi pembangunan mendapat respons positif dari masyarakat setempat. Bahkan, antusiasme warga terlihat jelas dari keterlibatan langsung mereka dalam proses pengerjaan.

Baca Juga :  Tim Resmob Komodo Ringkus Pelaku Pencurian Dan Amankan Barang Bukti Di Labuan Bajo

“Hampir semua wilayah yang menjadi lokasi proyek ini memberikan respons sangat positif. Masyarakat sangat antusias untuk mempercepat pembangunan irigasi. Ini dibuktikan dengan keterlibatan mereka secara langsung, mulai dari mengangkut material pasir, batu, hingga material non-lokal lainnya secara manual,” jelasnya.

Partisipasi aktif warga tersebut menjadi bukti bahwa proyek ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Salah satu warga yang merasakan manfaat langsung adalah Bapa Engel. Ia mengaku bersyukur karena proposal pengajuan irigasi yang diajukan setahun sebelumnya akhirnya terjawab melalui program Inpres.

  • Bagikan